<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066</id><updated>2011-11-23T15:12:56.554+07:00</updated><title type='text'>my world</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>37</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-3295988633072749131</id><published>2011-06-02T12:11:00.000+07:00</published><updated>2011-06-02T12:11:17.956+07:00</updated><title type='text'>Keuntungan Membangun Software Menggunakan Prototipe</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah prototipe itu?&amp;nbsp;Prototipe adalah  pendekatan ke desain sistem yang mengembangkan model kerja yang  disederhanakan dari sistem.&amp;nbsp;Prototipe, atau rancngan awal ini, dapat  dengan cepat dan murah untuk dibangun dan diberikan pada para pemakai  atau diuji.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keuntungan dari prototipe&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Menghasilkan syarat yang lebih baik  dari produksi yang dihasilkan oleh metode ‘spesifikasi tulisan’.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;User dapat mempertimbangkan sedikit  perubahan selama masih bentuk prototipe.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Memberikan hasil yang lebih akurat dari  pada perkiraan sebelumnya, karena fungsi yang diinginkan dan  kerumitannya sudah dapat diketahui dengan baik.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;User merasa puas. Pertama, user dapat  mengenal melalui komputer. Dengan melakukan prototipe (dengan analisis  yang sudah ada), user belajar mengenai komputer dan aplikasi yang akan  dibuatkan untuknya. Kedua, user terlibat langsung dari awal dan  memotivasi semangat untuk mendukung analisis selama proyek berlangsung.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Langkah-langkah pembuatan prototipe :&lt;span id="more-376"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;1. Langkah Pertama&lt;br /&gt;Permintaan bermula dari kebutuhan user.&lt;br /&gt;2. Langkah Kedua&lt;br /&gt;Bangunlah sistem prototipe untuk menemukan kebutuhan awal yang  diminta.&lt;br /&gt;3. Langkah Ketiga&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biarkan user menggunakan prototipe.  Analis harus memberikan pelatihan, membantu dan duduk bersama-sama  dengan user, khususnya untuk pertama kali. Anjurkan perubahan. User  harus melihat fungsi-fungsi dan sifat dari prototipe, lihat bagaimana ia  memecahkan masalah bisnis dan mengusulkan perbaikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Langkah Keempat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Implementasikan saran-saran perubahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Langkah Kelima&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ulangi langkah ketiga sampai user merasa  puas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Langkah Keenam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Merancang dan membangun suatu sistem  akhir seperti sebelumnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;sumber  :&amp;nbsp;liapsa.staff.gunadarma.ac.id&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-3295988633072749131?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/3295988633072749131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=3295988633072749131' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/3295988633072749131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/3295988633072749131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2011/06/keuntungan-membangun-software.html' title='Keuntungan Membangun Software Menggunakan Prototipe'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-363082030168709902</id><published>2011-06-02T12:04:00.000+07:00</published><updated>2011-06-02T12:04:01.956+07:00</updated><title type='text'>Sertifikasi Keahlian di Bidang TI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adanya standar kompetensi dibutuhkan  untuk memudahkan bagi perusahaan atau institusi untuk menilai kemampuan  (skill) calon pegawai atau pegawainya. Adanya inisiatif untuk membuat  standar dan sertifikasi sangat dibutuhkan. Namun masih terdapat  permasalahan seperti beragamnya standar dan sertifikasi.&amp;nbsp;Standar dan  sertifikasi dapat dilakukan oleh badan yang resmi dari pemerintah atau  dapat juga mengikuti standar sertifikasi di industri, yang sering juga  disebut vendor certification.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada banyak keuntungan yang dapat menjadi  tambahan alasan untuk mempertimbangkan mengambil sertifikasi TI. Salah  satu yang utama tentu saja membuka lebih banyak kesempatan pekerjaan.  Sertifikat TI dapat meningkatkan kredibilitas seorang profesional TI di  mata pemberi kerja. Bagi mereka yang sudah bekerja di bidang TI,  sertifikasi memberi cara yang standar dan terukur untuk mengukur  kemampuan teknis. Dengan memiliki sebuah sertifikat TI yang diakui  secara global, seorang profesional TI akan memiliki rasa kepercayaan  diri yang lebih tinggi terkait dengan keterampilan yang dimilikinya. Ini  karena melalui proses sertifikasi keterampilan yang dimiliki sudah  mengalami validasi oleh pihak ketiga, dalam hal ini lembaga pemberi  sertifikasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa contoh sertifikasi :&lt;span id="more-381"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Sertifikasi untuk Office.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai aplikasi desktop, Microsoft  Office mungkin menjadi aplikasi yang paling akrab dengan keseharaian  pekerjaan kita. Mulai dari membantu menulis surat sampai membuat  perencanaan proyek. Populernya aplikasi Microsoft Office dan kemudahan  pemakaiannya seringkali membuat banyak penggunanya tidak merasa perlu  untuk mempelajarinya secara serius. Padahal hal tersebut mungkin  berakibat pada rendahnya utilitas pemanfaatan berbagai feature yang  sebenarnya disediakan oleh Microsoft Office, dan tanpa disadari membuat  kerja tidak seefisien seharusnya. Sertifikasi Microsoft Office  Specialist (Office Specialist) adalah sertifikasi premium untuk aplikasi  desktop Microsoft. Sertifikasi ini merupakan sertifikasi dengan standar  global untuk validasi keahlian dalam menggunakan Microsoft Office dalam  meningkatkan produktivitas kerja. Fokus dari sertifikasi Office  Specialist adalah mengevaluasi pemahaman menyeluruh terhadap  program-program Microsoft Office dan Microsoft Project, kemampuan untuk  menggunakan feature-feature advanced, dan kemampuan untuk  mengintegrasikan program-program Office dengan software lain.  Sertifikasi Office Specialist tersedia dalam tiga jalur: Office 2003  Editions, Office XP, dan Office 2000. Untuk setiap jalur sertifikasi  terbagi dalam tiga jenjang keahlian, yaitu Specialist, Expert, dan  Master. Selain untuk program-program yang termasuk suite aplikasi  Microsoft Office, sertifikasi Office Specialist juga menawarkan  sertifikasi khusus untuk Microsoft Project 2002 dan Microsoft Project  2000. Ujian sertifikasi Office Specialist untuk Microsoft Project  difokuskan pada kemampuan menggunakan berbagai toolMicrosoft Project  dalam pelaksanaan berbagai tahapan proyek, seperti perencanaan proyek,  kustomisasi grafik dan laporan kemajuan proyek, dan memfasilitasi  berbagai kegiatan kolaborasi dan komunikasi tim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Sertifikasi MCDBA.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Microsoft menawarkan satu jenis  sertifikasi untuk penguasaan teknologi produk database andalannya,  Microsoft SQl Server. Microsoft Certified DBA adalah sertifikasi yang  diberikan sebagai pengakuan kemampuan merancang, mengimplementasi, dan  melakukan administrasi database Microsoft SQl Server.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk mendapatkan sertifikasi MCDBA  setiap kandidat harus lulus tiga ujian inti dan satu ujian pilihan.  Ujian inti ini terdiri dari satu ujian untuk materi administrasi SQL  Server, satu ujian perancangan database SQL Server, dan satu ujian  Windows 2000 Sever atau Windows Server 2003. Sebagai tambahan ujian  inti, kandidat harus lulus satu ujian pilihan dalam salah satu bidang  keahlian produk Microsoft.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Certified Internet Web  Master.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Jika ingin  dianggap jago di bidang Internet, Anda bisa mengambil sertifikasi yang  dikeluarkan oleh Certified Internet Web Master(CIW). Jalur sertifikasi  CIW ini sangat beragam mulai sertifikasi untuk pemula sampai master.  Sertifikasi paling dasar yang sekaligus disyaratkan untuk mengambil  sertifikasi untuk tingkat lebih lanjut adalah CIW Associates. CIW  Associates adalah sertifikasi yang menguji penguasaan dasar teknologi  Internet, seperti Web browser, FTP dan e-mail, Web page authoring  menggunakan XHTML, dasar-dasar infrastuktur jaringan, dan manajemen  proyek. Sertifikasi ini ditujukan bagi mereka yang bekerja sebagai  business development, advertising, dan sales. Jenjang berikutnya adalah  CIW Profesional dan CIW Master. Untuk menjadi mendapat gelar master  terdapat empat pilihan jalur spesialisasi, yaitu Master CIW Designer,  Master CIW Administrator, Master CIW Web Site Manager, dan Master CIW  Enterprise Develper. Masing-masing jalur memiliki pilihan spesialisasi  yang harus ditempuh. Sebelum mencapai tingkat master, Anda dapat meraih  gelar CIW Profesional jika bisa melewati ujian CIW Associate dan salah  satu spesialisasi yang dari empat jalur yang tersedia tersebut. Selain  jalur tersebut, CIW juga memiliki beberapa pilihan sertifikasi khusus,  seperti CIW Security Analist dan CIW Web Developer.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Sertifikasi di Bidang  Jaringan.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sertifikasi yang paling populer di  bidang jaringan adalah sertifikasi Cisco. Memang bukan rahasia bahwa  Cisco merupakan pemegang pangsa pasar terbesar di bidang jaringan sampai  saat ini. Selain sertifikasi Cisco, sertifikasi di bidang jaringan yang  juga cukup populer adalah sertifikasi yang diberikan oleh CompTIA,  Novell, dan Solaris. Untuk mempersiapkan ujian sertifikasi peserta dapat  mengikuti training.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan masih banyak lagi sertifikasi  keahlian lainnya khususnya di bidang TI.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut beberapa training center yang  menjadi partner beberapa&amp;nbsp;vendor aplikasi pemberi sertifikasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Daftar Authorized Training Partners :&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;- Vendor Training Partners&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - Adobe Digital Studio&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - Alias Digital Studio&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - CIW PT Intellisys TriPratama&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - PT Executrain Nusantara Jaya&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - CompTIA PT States Information technology&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - Informatics&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - Cisco Training Partners (PT Datacraft Indonesia)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - PT Inixindo&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - 80 lembaga pendidikan yang menjadi Cisco Academy Partner&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - Macromedia Digital Studio&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - Sekolah Web Indonesia&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - Informatics1&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;- Microsoft PT Asaba Computer Center&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - PT Ebiz Infotama&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - PT Executrain Nusantara Jaya&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - PT Intellisys TriPratama&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - PT Iverson Technology&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - PT Mitra Integrasi Informatika&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - PT NETtrain Infotama&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - PT Sarana Solusindo Informatika&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - PT Sentra Karya Informatika&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - Oracle PT Asaba Computer Center&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - PT Inixindo&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - PT Mitra Integrasi Informatika&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - SUN PT Inixindo&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; - WOW WEB-C&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-363082030168709902?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/363082030168709902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=363082030168709902' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/363082030168709902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/363082030168709902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2011/06/sertifikasi-keahlian-di-bidang-ti.html' title='Sertifikasi Keahlian di Bidang TI'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-7698790777901407419</id><published>2011-05-18T18:58:00.000+07:00</published><updated>2011-05-18T18:58:49.389+07:00</updated><title type='text'>Teknik Estimasi (Perkiraan)</title><content type='html'>&lt;h2 style="font-weight: normal;"&gt;Estimasi merupakan sebuah proses  pengulangan. Pemanggilan ulang estimasi yang pertama dilakukan selama  fase definisi, yaitu ketika anda menulis rencana pendahuluan proyek. Hal  ini perlu dilakukan, karena anda membutuhkan estimasi untuk proposal.  Setelah fase analisis direncanakan ulang, anda harus memeriksa estimasi  dan merubah rencana pendahuluan proyek menjadi rencana akhir proyek.&lt;/h2&gt;&lt;div class="date"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;TEKNIK–TEKNIK ESTIMASI&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada tiga teknik yang digunakan untuk melakukan estimasi, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Keputusan Profesional&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Katakanlah bahwa anda merupakan orang  yang memiliki pengalaman yang luas dalam membuat program “report  generation modules”. Anda melakukannya dengan pendekatan merancang  report tersebut dan memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan  untuk membuat program tersebut. Setelah mempelajari rancangan program  selama 5 menit, programmer lalu menutup matanya selama 5 menit (dia  tidak tidur, tetapi berhitung), dan kemudian mengatakan “15 hari”.  Inilah yang disebut Keputusan Profesional murni.&lt;span id="more-371"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keuntungan dari teknik ini adalah cepat ,  dan jika seseorang sudah ahli dalam teknik ini, maka estimasinya pasti  akan lebih akurat. Sedangkan kerugian dari teknik ini adalah bahwa anda  membutuhkan seorang ahli yang berpengalaman dalam bidang ini, dan  beberapa ahli tersebut akan bekerja keras untuk mendapatkan estimasi  yang tepat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Sejarah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jalan keluar dari ketergantungan pada  orang dan untuk membuat estimasi lebih khusus, yaitu anda harus mengerti  tentang sejarahnya. Tulislah berapa lama masing-masing tugas dapat  diselesaikan dan siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anda dapat membandingkan tuagas yang akan  diestimasik dengan tugas yang sama yang dikerjakan lebih awal, setelah  itu mulailah dengan melakukan estimasi. Hal ini dimaksudkan agar anda  menjabarkan suatu proyek ke dalam beberapa tugas yang biasanya diulang  dan mudah untuk dibandingkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Rumus-rumus&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada beberapa rumus yang digunakan dalam  software estimasi. Software yang baik untuk diketahui adalah COCOMO  (Referensi 15). COCOMO dapat digunakan untuk memperkirakan biaya proyek,  usaha (person months), jadwal, dan jumlah staf untuk masing-masing fase  berikut ini :&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-left: 30px; text-align: justify;"&gt;Preliminary Design – our Analysis Phase&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-left: 30px; text-align: justify;"&gt;Detailed Design (DD) – our Design Phase&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-left: 30px; text-align: justify;"&gt;Code and Unit Tes (CUT) &amp;nbsp;- same as ours&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-left: 30px; text-align: justify;"&gt;System Test – our System Test and Acceptance Phase&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;sumber :&amp;nbsp;&lt;a href="http://liapsa.staff.gunadarma.ac.id/"&gt;http://liapsa.staff.gunadarma.ac.id/&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-7698790777901407419?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/7698790777901407419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=7698790777901407419' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/7698790777901407419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/7698790777901407419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2011/05/teknik-estimasi-perkiraan.html' title='Teknik Estimasi (Perkiraan)'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-224245131513051055</id><published>2011-05-07T22:47:00.000+07:00</published><updated>2011-05-07T22:47:18.022+07:00</updated><title type='text'>STANDAR PROFESI ACM DAN IEEE</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ACM(Association for Computing Machinery)&lt;/span&gt;  atau Asosiasi untuk Permesinan Komputer adalah sebuah serikat ilmiah  dan pendidikan komputer pertama di dunia yang didirikan pada tahun 1947.&lt;br /&gt;SIG  dan ACM, mensponsori konferensi yang bertujuan untuk memperkenalkan  inovasi baru dalam bidang tertentu. Tidak hanya mensponsori konferensi  ,ACM juga pernah mensponsori pertandingan catur antara Garry Kasparov  dan computer IBM DeepBlue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ACM telah menciptakan sebuah  perpustakaan digital dimana ia telah membuat seluruh publikasi yang  tersedia .ACM perpustakaan digital merupakan koleksi terbesar didunia  informasi mengenai mesin komputasi dan berisi arsip jurnal ,majalah  ,prosiding konferensi online,danisu-isu terkini ACM publikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IEEE(Institute of Electrical and Electronics Engineers)&lt;/span&gt;  adalah sebuah organisasi profesi nirlaba yang terdiri dari banyak ahli  dibidang teknik yang mempromosikan pengembangan standar-standar dan  bertindak sebagai pihak yang mempercepat teknologi baru dalam semua  aspek dalam industry dan rekayasa (engineering),yang mencakup  telekomunikasi,jaringankomputer,kelistrikan, antariksa, danelektronika.&lt;br /&gt;•Tujuan inti IEEE adalah mendorong inovasi teknologi dan kesempurnaan untuk kepentingan kemanusiaan.&lt;br /&gt;•Visi  IEEE adalah akan menjadi penting untuk masyarakat teknis global dan  professional teknis dimana-mana dan dikenal secara universal untuk  kontribusi teknologi dan teknis yang professional dalam meningkatkan  kondisi perkembangan global.&lt;br /&gt;•Proses pembangunan IEEE standar dapat dipecah melalui tujuh langkah dasar yaitu:&lt;br /&gt;1.Mengamankan Sponsor,&lt;br /&gt;2.Meminta Otorisasi Proyek,&lt;br /&gt;3.Perakitan Kelompok Kerja,&lt;br /&gt;4.Penyusunan Standard,&lt;br /&gt;5.Pemungutan suara,&lt;br /&gt;6.Review Komite,&lt;br /&gt;7.Final Vote.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Perbedaan  antara ACM dan IEEE adalah, ACM berfokus pada ilmu komputer teoritis  dan aplikasi pengguna akhir, sementara IEEE lebih memfokuskan pada  masalah-masalah hardware dan standardisasi. Cara lain untuk menyatakan  perbedaan yaitu ACM adalah ilmuwan komputer dan IEEE adalah untuk  insinyur listrik, meskipun subkelompok terbesar adalah IEEE Computer  Society.&lt;br /&gt;•ACM memiliki empat “Boards“ yaitu:&lt;br /&gt;1.publikasi,&lt;br /&gt;2.SIG Governing Board,&lt;br /&gt;3.pendidikan, dan&lt;br /&gt;4.Badan Layanan Keanggotaan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-224245131513051055?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/224245131513051055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=224245131513051055' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/224245131513051055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/224245131513051055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2011/05/standar-profesi-acm-dan-ieee.html' title='STANDAR PROFESI ACM DAN IEEE'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-8755283633619619866</id><published>2011-05-07T22:46:00.000+07:00</published><updated>2011-05-07T22:46:09.410+07:00</updated><title type='text'>STANDAR PROFESI DI INDONESIA DAN REGIONAL</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11.5pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Institusi  pemerintah telah mulai melakukan klasifikasi pekerjaan dalam bidang  teknologi informasi ini. Klasifikasi pekerjaan ini telah diterapkan  sejak 1992. Bagaimanapun juga, klasifikasi pekerjaan ini masih belum  dapat mengakomodasi klasifikasi pekerjaan pada teknologi informasi.  Terlebih lagi, deskripsi pekerjaan setiap klasifikasi pekerjaan masih  tidak jelas dalam membedakan setiap sel pekerjaan.&lt;/span&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.75pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11.5pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Beberapa  perusahaan yang dimiliki oleh pemerintah mempunyai klasifikasi  pekerjaannya sendiri. Begitu juga dengan beberapa perusahaan swasta yang  besar, telah mengembangkan klasifikasi pekerjaan mereka sendiri juga.  Belum adanya standardisasi klasifikasi pekerjaan ini terkadang  menimbulkan kesulitan bagi para profesional TI.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.75pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11.5pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Departemen Tenaga Kerja berkeinginan untuk mengeluarkan &lt;b&gt;standard kompetensi&lt;/b&gt;  untuk teknologi informasi. IPKIN diharapkan memberikan sumbangan untuk  formulasi standard kompetensi pada Teknologi Informasi. Dengan mengacu  ke model regional (model SRIG-PS), standard kompetensi yang akan  diterapkan di Indonesia akan mudah dapat diterima dan disetarakan di  negara-negara lain di region ini. Bagaimanapun juga, suatu persetujuan  bilateral harus dicapai antara Pemerintah kedua negara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.75pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.75pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.75pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11.5pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Klasifikasi Pekerjaan TI pada Institusi Pemerintah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 11.5pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sejak  tahun 1991, ada sekitar lebih dari 400 profesional pada Teknologi  Informasi yang bekerja pada institusi pemerintah. Pemerintah Indonesia  telah menspesifikasi klasifikasi pekerjaan untuk teknologi informasi,  untuk tingkat programmer dan tingkat sistem analis. Tingkat-tingkat ini  lebih tinggi dari tingkat operator. Klasifikasi ini diterapkan untuk  memberikan skema pengembangan profesi yang berkesinambungan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 21px;"&gt;Sumber : http://openstorage.gunadarma.ac.id/~mwiryana/IPKIN/SRIG-PS/st_page2.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 11.5pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.75pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-8755283633619619866?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/8755283633619619866/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=8755283633619619866' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/8755283633619619866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/8755283633619619866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2011/05/standar-profesi-di-indonesia-dan.html' title='STANDAR PROFESI DI INDONESIA DAN REGIONAL'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-5394424078046882041</id><published>2011-05-07T22:45:00.000+07:00</published><updated>2011-05-07T22:45:04.085+07:00</updated><title type='text'>STANDAR PROFESI DI USA DAN KANADA</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;Pejabat Keuangan Pemerintah Asosiasi  dari Amerika Serikat dan Kanada  adalah organisasi profesional pejabat  publik bersatu untuk meningkatkan  dan mempromosikan manajemen  profesional sumber daya keuangan pemerintah  dengan mengidentifikasi,  mengembangkan dan memajukan strategi fiskal,  kebijakan, dan praktek  untuk kepentingan publik.&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk  lebih tujuan tersebut, aparat pemerintah membiayai semua  diperintahkan  untuk mematuhi standar hukum, moral, dan profesional  perilaku dalam  pemenuhan tanggung jawab profesional mereka. Standar  perilaku  profesional sebagaimana diatur dalam kode ini diwujudkan dalam  rangka  meningkatkan kinerja semua orang yang terlibat dalam keuangan  publik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;I. Pribadi Standar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;petugas  pembiayaan Pemerintah harus menunjukkan dan didedikasikan  untuk  cita-cita tertinggi kehormatan dan integritas dalam semua hubungan   masyarakat dan pribadi untuk mendapat rasa hormat, kepercayaan, dan   keyakinan yang mengatur pejabat, pejabat publik lainnya, karyawan, dan   masyarakat.&lt;br /&gt;• Mereka harus mencurahkan waktu, keterampilan, dan energi ke kantor   mereka baik secara independen dan bekerja sama dengan profesional   lainnya.&lt;br /&gt;• Mereka harus mematuhi praktek profesional disetujui dan standar yang dianjurkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;II. Tanggung jawab sebagai Pejabat Publik&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;petugas pembiayaan Pemerintah harus mengakui dan bertanggung jawab atas tanggung jawab mereka sebagai pejabat di sektor publik.&lt;br /&gt;• Mereka harus sensitif dan responsif terhadap hak-hak publik dan kebutuhan-kebutuhannya berubah.&lt;br /&gt;• Mereka harus berusaha untuk memberikan kualitas kinerja tertinggi dan nasihat.&lt;br /&gt;• Mereka akan bersikap bijaksana dan integritas dalam pengelolaan dana dalam tahanan mereka dan dalam semua transaksi keuangan.&lt;br /&gt;• Mereka harus menjunjung tinggi baik surat dan semangat undang-undang,   konstitusi, dan peraturan yang mengatur tindakan mereka dan melaporkan   pelanggaran hukum kepada pihak yang berwenang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;III. Pengembangan Profesional&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;petugas  pembiayaan Pemerintah bertanggung jawab untuk menjaga  kompetensi  mereka sendiri, untuk meningkatkan kompetensi kolega mereka,  dan untuk  memberikan dorongan untuk mereka yang ingin memasuki bidang  keuangan  pemerintah. petugas Keuangan harus meningkatkan keunggulan  dalam  pelayanan publik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;IV. Integritas Profesional – Informasi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;petugas pembiayaan Pemerintah harus menunjukkan integritas profesional dalam penerbitan dan pengelolaan informasi.&lt;br /&gt;• Mereka tidak akan sadar tanda, berlangganan, atau mengizinkan   penerbitan pernyataan atau laporan yang berisi salah saji atau yang   menghilangkan fakta material apapun.&lt;br /&gt;• Mereka harus menyiapkan dan menyajikan laporan dan informasi keuangan   sesuai dengan hukum yang berlaku dan praktek yang berlaku umum dan   pedoman.&lt;br /&gt;• Mereka harus menghormati dan melindungi informasi rahasia yang mereka memiliki akses berdasarkan kantor mereka.&lt;br /&gt;• Mereka harus sensitif dan responsif terhadap pertanyaan dari   masyarakat dan media, dalam kerangka kebijakan pemerintah negara bagian   atau lokal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;V. Integritas Profesional – Hubungan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;petugas pembiayaan Pemerintah harus bertindak dengan kehormatan, integritas, dan kebajikan dalam semua hubungan profesional.&lt;br /&gt;• Mereka harus menunjukkan kesetiaan dan kepercayaan dalam urusan dan   kepentingan pemerintah yang mereka layani, dalam batas-batas Kode Etik   ini.&lt;br /&gt;• Mereka tidak akan sadar menjadi pihak atau membiarkan aktivitas ilegal atau tidak layak.&lt;br /&gt;• Mereka harus menghormati hak, tanggung jawab, dan integritas dari   rekan-rekan mereka dan pejabat publik lainnya dengan siapa mereka   bekerja dan asosiasi.&lt;br /&gt;• Mereka harus mengatur semua hal personil dalam lingkup kewenangan   mereka sehingga keadilan dan ketidakberpihakan mengatur keputusan   mereka.&lt;br /&gt;• Mereka akan mempromosikan kesempatan kerja yang sama, dan dengan   berbuat demikian, menentang diskriminasi, pelecehan, atau praktik yang   tidak adil lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;VI. Konflik Kepentingan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;petugas pembiayaan Pemerintah harus secara aktif menghindari munculnya atau kenyataan benturan kepentingan.&lt;br /&gt;• Mereka harus melaksanakan tugas mereka tanpa bantuan dan harus menahan   diri dari terlibat dalam hal-hal di luar kepentingan keuangan atau   pribadi yang tidak sesuai dengan kinerja tidak memihak dan tujuan tugas   mereka.&lt;br /&gt;• Mereka tidak akan, secara langsung atau tidak langsung, mencari atau   menerima keuntungan pribadi yang akan mempengaruhi, atau tampaknya   mempengaruhi, pelaksanaan tugas resmi mereka.&lt;br /&gt;• Mereka tidak akan menggunakan milik umum atau sumber daya untuk keuntungan pribadi atau politik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.gfoa.org/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=98&amp;amp;Itemid=108"&gt;http://www.gfoa.org/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=98&amp;amp;Itemid=108&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-5394424078046882041?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/5394424078046882041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=5394424078046882041' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/5394424078046882041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/5394424078046882041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2011/05/standar-profesi-di-usa-dan-kanada.html' title='STANDAR PROFESI DI USA DAN KANADA'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-3465050460113495927</id><published>2011-05-07T22:43:00.000+07:00</published><updated>2011-05-07T22:43:20.365+07:00</updated><title type='text'>STANDAR PROFESI DI EROPA</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;Standar Praktek dikembangkan oleh  COTEC yang  dirancang untuk membantu Asosiasi Nasional untuk membangun  dan  mengembangkan kode nasional sesuai dengan standar Eropa praktek  untuk  terapis okupasi. Hal ini dimaksudkan untuk penerapan umum namun  dapat  dimodifikasi untuk daerah spesialis misalnya pediatri praktek,   kepedulian masyarakat, dll. Jika ada kelompok seperti ingin  melakukan  ini, setiap dealth masalah dalam Standar Praktek harus  diberikan dan  bijaksana dalam mempertimbangkan informasi karena mereka telah   disertakan untuk relevansi mereka untuk satu atau kegiatan lain dari   praktek profesional. Sangat penting bahwa isu-isu yang termasuk  dalam  Standar Praktek harus saat ini dan relevan dengan anggota profesi  yang  menggunakan atau untuk yang menggunakannya dimaksudkan.&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Standar COTEC Praktek adalah  pernyataan kebijakan yang membantu untuk  mengatur dan menjaga standar  praktek profesional yang baik. Dalam kasus  dimana keputusan harus  dibuat mengenai perilaku tidak profesional dari  seorang ahli terapi  kerja, Kode dapat digunakan sebagai panduan untuk  standar perilaku  profesional yang tepat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wakil  untuk COTEC diminta untuk memastikan bahwa, ketika kode sedang   diterjemahkan ke dalam bahasa Eropa lainnya, hal itu dilakukan sehingga   oleh penutur asli. Hal ini dianjurkan karena memiliki frase dan istilah   yang kadang-kadang sulit diterjemahkan.&lt;br /&gt;Ada dua bagian utama dalam dokumen ini:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Kode Etik Federasi Dunia Kerja Therapist&lt;br /&gt;- Standar Praktek dirancang oleh COTEC pada tahun 1991 dan sekarang diperbaharui pada tahun 1996.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disusun  bersama dengan perwakilan dari Asosiasi Nasional oleh Kode Etik  dan  Standar Praktek Komite Dokumen Maria McGuinn (Ketua &amp;amp;  Sekretaris)  Judith Marti dan Dirk de Vylder.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kode Etik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kode Etik Federasi Dunia Kerja Therapist menggambarkan perilaku yang   tepat terapis okupasi berlatih di semua bidang terapi pekerjaan. Karena   semua Asosiasi Nasional Terapi Pekerjaan di Eropa adalah anggota atau   anggota Associate WFOT maka dipandang tepat yang harus COTEC basis   Standar Praktek pada kode ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pribadi atribut&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan terapis memiliki integritas pribadi, kehandalan, pikiran yang   terbuka dan loyalitas berkaitan dengan konsumen dan bidang profesional   keseluruhan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tanggung jawab terhadap penerima Occupational Layanan Terapi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan terapis pendekatan semua konsumen dengan hormat dan dengan   memperhatikan untuk situasi masing-masing. Pekerjaan terapis akan tidak   diskriminasi terhadap konsumen berdasarkan ras, warna kulit, cacat,   cacat, asal-usul kebangsaan, umur, jenis kelamin, preferensi seksual,   agama, keyakinan politik atau status dalam masyarakat. pribadi   preferensi konsumen dan kemampuan untuk berpartisipasi akan   diperhitungkan dalam perencanaan penyediaan layanan. Kerahasiaan   informasi pribadi’s konsumen dijamin dan setiap rincian pribadi   disampaikan hanya dengan persetujuan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Perilaku dalam tim Terapi Pekerjaan dan dalam tim multidisiplin&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan terapis bekerja sama dan menerima tanggung jawab dalam satu   tim dengan mendukung tujuan medis dan psikososial yang telah ditetapkan.   terapis Kerja menyediakan laporan tentang kemajuan intervensi mereka   dan memberikan anggota lain dari tim dengan informasi yang relevan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Mengembangkan pengetahuan profesional&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan terapis berpartisipasi dalam pengembangan profesional melalui   belajar sepanjang hidup dan selanjutnya menerapkan diperoleh  pengetahuan  dan keterampilan dalam kerja profesional mereka. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Promosi profesi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan terapis berkomitmen untuk perbaikan dan pengembangan profesi   pada umumnya. Mereka juga prihatin dengan mempromosikan terapi okupasi   yang lain masyarakat organisasi profesional, dan mengatur badan-badan   di, nasional dan internasional tingkat regional.&lt;br /&gt;World Federation of Occupational Therapist: Komite Praktek Profesional; Maret 1990.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Konsumen&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Untuk tujuan Standar COTEC Praktek konsumen istilah digunakan untuk   menjelaskan pasien, klien dan / atau wali. Hal ini juga termasuk mereka   yang terapis kerja bertanggung jawab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.cotec-europe.org/eng/35/"&gt;sumber: http://www.cotec-europe.org/eng/35/&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-3465050460113495927?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/3465050460113495927/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=3465050460113495927' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/3465050460113495927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/3465050460113495927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2011/05/standar-profesi-di-eropa.html' title='STANDAR PROFESI DI EROPA'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-2287643654617213604</id><published>2011-04-11T19:46:00.000+07:00</published><updated>2011-04-11T19:46:12.162+07:00</updated><title type='text'>Langkah-Langkah Pemrograman</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Langkah 1. Rencana Penggabungan (Plan The Integration).&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut  akal sehat anda tidak akan dapat membuat semua program sekaligus dan  kemudian membuang semuanya. ini memerlukan rangkaian langkah demi  langkah. Rencanakan urutan dimana anda akan menggabungkannya. Pada  Bagian ini merinci beberapa metode untuk menggabungkan bagian-bagian  tersebut, tetapi anda harus merencanakan urutan penggabungan ini  sekarang, karena anda harus menulis program supaya dapat digabungkan.  Ini disebut Rencana Tes Sistem (System Test Plan).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt;"&gt;Langkah 2. Mendisain Modul (&lt;i&gt;Design The Module&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeading8" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Programmer  menerima beberapa tingkatan disain dari fase disain. Tugasnya adalah  memecah modul secara rinci ke tingkat yang lebih rendah sampi mencapai  keadaan programmer siap untuk melakukan pemrograman. Ini disebut disain  modul.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Langkah 3. Telusuri Disain Modul (Walk Through The Module Design).&lt;span id="more-347"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti  pada tingkat atas dan menengah dari disain, pertukaran harus dibuat  sebaiknya pada tingkat yang paling rendah. Telusuri disain dari  masing-masing modul sebelum melakukan pengkodean. Penelusuran ini sangat  kecil, hanya programmer yang tepat, supervisor dan mungkin programmer  lainnya yang perlu diperhatikan. Kegunaan dari penelusuran disain modul  adalah untuk memastikan bahwa disain yang terbaik yang telah dilakukan,  semua fungsi telah dialamatkan dan semua bagian telah ditangani.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Langkah 4. Rencana Bagaimana Menguji Modul (Plan How To Test The Module).&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Programmer  harus menyiapkan rencana pengujian modul dan data pengujian sebelum  dikodekan. Rencana pengujian dilakukan setelah kode ditetapkan. Mereka  cenderung hanya menguji bagian kode yang paling ‘sulit’. Pimpinan proyek   bisa saja melakukan tuntutan pada penelusuran rencana pengujian  sepanjang disain modul sedang dilaksanakan. Kerjakan penelusuran ini  bersama-sama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Langkah 5. Kode Setiap Modul (Code Each Module).&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini adalah ringkasan dari sebuah program terstruktur, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;-  Jika berukuran kecil. Aturan dasarnya adalah kira-kira 100 baris kode  yang dapat dieksekusi dan  listingnya tidak lebih dari 2 halaman.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Satu entry, satu exit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Referensi secara keseluruhan sedikit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Konstruksi terstruktur yang digunakan : berurutan, IF/THEN/ELSE, CASE, WHILE, UNTIL, CALL (bukan GO TO).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Langkah 6. Menguji Modul (&lt;i&gt;Test The Module&lt;/i&gt;)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Programmer  menguji modul dengan menetapkan lingkungan yang tepat, menyediakan  beberapa input, membiarkan modul langsung memproses secara logik dan  mendapatkan hasilnya. Beberapa input mungkin tidak sebenarnya, terutama  jika modul tersebut tidak menyediakan input yang sebenarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Modul seharusnya diuji dalam dua tahap, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-family: arial; margin-left: 21.75pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Tahap Pertama&lt;/b&gt; disebut pengujian “&lt;i&gt;White Box&lt;/i&gt;”. Programmer harus mengetahui isi di dalam modul dan menyediakan data pengujian, sehingga masing-masing &lt;i&gt;path logical&lt;/i&gt; dalam program dapat dieksekusi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-family: arial; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Tahap Kedua &lt;/b&gt;atau pengujian “&lt;i&gt;Black Box&lt;/i&gt;”  dapat dilakukan. Dalam pengujian ini, programmer mengabaikan bagian  dalam dari modul – data disediakan secara berurut dan dianggap seperti  pemakaian sebenarnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="font-family: arial; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Langkah 7. Menguji Level Terendah dari Integra&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;si (Test The Lowest Levels Of Integration).&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika  modul utama memanggil sub-modul, programmer harus menggabungkan dan  menguji semua modul secara bersama-sama. Bahkan jika programmer tidak   bertanggung jawab untuk menulis sub-modul, programmer harus menguji  perintah CALL dan RETURN dari seluruh modul.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Metode  terbaik untuk melakukan  hal ini adalah membuat sebuah “program stub”  (potongan program) sebagai pengganti sub-modul. Potongan program ini  dapat terdiri dari empat baris program yang menunjukkan bahwa kontrol  sudah diterima dengan baik, tampilkan parameter penerima, jika perlu  lakukan pengontrolan kembali dengan beberapa parameter yang tidak  sebenarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Langkah  8. Menyimpan Semua Hasil Pengujian; Penggabungan Modul-modul Yang Telah  Diuji (Save The Results Of All  Tests; Submit Finished Modules To  Integration).&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasil  pengujian digunakan untuk menyusun statistik yang menunjukkan penyebab,  cara perbaikan serta biaya-biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki  kesalahan-kesalahan program. Pimpinan proyek biasanya  menguasai/mengepalai penggabungan ini pada sistem berukuran kecil sampai  sedang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Software seperti CMS (Code  Management System) sangat berguna untuk menajemen konfigurasi, menjamin  program tetap berjalan sesuai versinya dan mengubah ke source code.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Langkah 9. Memulai Dokumentasi User (Get Started On The User Documentation).&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah  programmer bertanggung jawab pada dokumentasi user atau tidak, tahapan  ini adalah waktu terbaik untuk menjawabnya. Dokumen-dokumen berikut  mungkin harus ditulis :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Tuntunan Pemakai (User’s Guide)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dokumen  ini dapat ditulis oleh programmer, penulis teknis atau bahkan user  sendiri. Tampilkan kembali FS yang mempunyai bagian rinci mengenai menu,  layar, form, dan user interface lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;USER’S  GUIDE yang baik adalah terbagi dalam bagian-bagian yang menunjukkan  tingkatan user yang berbeda-beda. Sebagai contoh, dalam USER’S GUIDE  sistem ABC, harus ada bagian yang disebut “Registrar’s Functions” atau  “Warehouse Functions” atau lainnya. Materinya harus disesuaikan agar   user dapat menggunakan secara normal. Hal ini membuat USER’S GUIDE  berguna untuk mempelajari sistem.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Urutan  popular lainnya untuk USER’S GUIDE adalah menelusuri menu-menu perintah  secara logika. Pada akhir dari USER’S GUIDE ini disediakan referensi  dari setiap perintah, menu, form dan pesan yang ditampilkan secara  alphabet.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Tuntunan Pemeliharaan (Maintenance Guide).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana  anda menemukan programmer untuk merinci dokumen dari program mereka  untuk pemeliharaan berikutnya ? Kebanyakan Manajer proyek mengalami  kesulitan dalam hal berikut : programmer enggan untuk melakukan  dokumentasi sebelum program ditulis; dan beruntunglah menemukannya  setelah semuanya selesai dikerjakan. Programmer berpikir bahwa  pemeliharaan memerlukan penjelasan secara rinci dari logika pemrograman.  Sangat membosankan untuk menulisnya dan sebenarnya tidak perlu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut  ini adalah solusi sederhana tentang hal tersebut : lebih baik merinci  spesifikasi disain tingkat modul secara struktur, mendokumentasikan  sendiri kode, dirasa cukup untuk pemeliharaan sistem.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sumber: Google&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-2287643654617213604?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/2287643654617213604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=2287643654617213604' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/2287643654617213604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/2287643654617213604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2011/04/langkah-langkah-pemrograman.html' title='Langkah-Langkah Pemrograman'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-8955655238729058164</id><published>2011-03-19T22:02:00.000+07:00</published><updated>2011-03-19T22:02:01.015+07:00</updated><title type='text'>KETERBATASAN UU TELEKOMUNIKASI DALAM PENGATURAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI</title><content type='html'>1.Undang-Undang No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, misalnya,  menegaskan bahwa “…pada dasarnya informasi yang dimiliki seseorang  adalah hak pribadi yang harus dilindungi sehingga penyadapan harus  dilarang” (penjelasan Pasal 40).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar UU Telekomunikasi, beberapa peraturan perundang-undangan yang  juga mengatur tentang tindak penyadapan antara lain UU No. 30 Tahun  2002 tentang KPK, UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi  Elektronik, dan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pada tingkat di  bawah undang-undang, terdapat Permenkominfo No  11/PER/M.KOMINFO/020/2006. Atau pada lembaga penegak hukum tertentu  seperti KPK memiliki standard operating procedure tentang teknis  penyadapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ragamnya peraturan perundang-undangan yang mengatur penyadapan  sayangnya mengandung kelemahan. Satu aturan bertentangan atau tidak  sejalan dengan aturan yang lain. UU Telekomunikasi yang dibentuk sebelum  lahirnya KPK, misalnya, belum mengakomodir keberadaan lembaga pimpinan  Tumpak Hatorangan Panggabean ini. Atau prosedur penyadapan yang diatur  dalam UU Narkotika berbeda dengan prosedur yang selama ini digunakan  KPK. Akibatnya, tindakan penyadapan oleh penegak hukum berjalan  sporadis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. UU No. 36/1999 tentang Telekomunikasi mengancam pidana terhadap  perbuatan :&lt;br /&gt;1. memanipulasi akses ke jaringan telekomunikasi&lt;br /&gt;2. menimbulkan gangguan fisik dan eletromagnetik terhadap  penyelenggaraan telekomunikasi&lt;br /&gt;“semua tindak pidana dalam uu no.36 tahun 1999 dinyatakan sebagai  tindakan kejahatan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam bab vii (ketentuan pidana)sama sekali tidak ada ketentuan  tentang pertanggungjawaban terhadap korporasi padahal :“Penyelenggara  Telekomunikasi” dapat berupa koperasi,BUMN, badan usaha swasta dan  instansi pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.postel.go.id/content/ID/regulasi/telekomunikasi/uu/uu-ri%20no.36.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan :&lt;br /&gt;- Adanya keterbatasan undang-undang yang dibuat sehingga hanya efektif  sebagian karena kurang kuatnya&amp;nbsp; hukum terhadap instansi  pemerintah dan lembaga lainnya yang terkait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&amp;nbsp; Ragamnya peraturan perundangan di Indonesia dimana undang-undang  yang satu dengan saling bertentangan dan tidak saling mendukung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&amp;nbsp; Menghadapi kondisi demikian seharusnya ada keberanian dan inovasi  dari penegak hukum untuk&lt;br /&gt;mengefektifkan peraturan yang ada dengan  melakukan kontruksi hukum yang bersumber pada teori  atau ilmu hukum, yang dapat dipertanggungjawabkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-8955655238729058164?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/8955655238729058164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=8955655238729058164' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/8955655238729058164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/8955655238729058164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2011/03/keterbatasan-uu-telekomunikasi-dalam.html' title='KETERBATASAN UU TELEKOMUNIKASI DALAM PENGATURAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-1301629531911252208</id><published>2011-03-19T21:50:00.001+07:00</published><updated>2011-03-19T21:52:15.405+07:00</updated><title type='text'>UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN 1999 TENTANG TELEKOMUNIKASI MENGENAI ASAS DAN TUJUAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;BAB II&lt;br /&gt;ASAS DAN TUJUAN&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pasal 2&lt;/div&gt;Telekomunikasi diselenggarakan berdasarkan asas manfaat, adil dan merata, kepastian hukum, keamanan, kemitraan, etika, dan kepercayaan pada diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pasal 3&lt;/div&gt;Telekomunikasi diselenggarakan dengan tujuan untuk mendukung persatuan dan kesatuan bangsa, meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata, mendukung kehidupan ekonomi dan kegiatan pemerintahan, serta meningkatkan hubungan antarbangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.postel.go.id/content/ID/regulasi/telekomunikasi/uu/uu-ri%20no.36.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan : Berdasarkan asas dan tujuan telekomunikasi bisa di ambil manfaatnya yaitu mempersatukan nusantara,meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat dari sabang samapi merauke sesuai dengan BAB II pasal 2 dan pasal 3 pada undang-undang no 36 tahun 1999 tentang telekomunikasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-1301629531911252208?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/1301629531911252208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=1301629531911252208' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/1301629531911252208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/1301629531911252208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2011/03/undang-undang-republik-indonesia-nomor_5617.html' title='UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN 1999 TENTANG TELEKOMUNIKASI MENGENAI ASAS DAN TUJUAN'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-1280639558606842105</id><published>2011-03-19T21:31:00.000+07:00</published><updated>2011-03-19T21:31:03.696+07:00</updated><title type='text'>UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG PENDAFTARAN HAK CIPTA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;BAB IV&lt;br /&gt;PENDAFTARAN CIPTAAN&lt;br /&gt;Pasal 35&lt;/div&gt;(1) Direktorat Jenderal menyelenggarakan pendaftaran Ciptaan dan dicatat dalam Daftar&lt;br /&gt;Umum Ciptaan.&lt;br /&gt;(2) Daftar Umum Ciptaan tersebut dapat dilihat oleh setiap orang tanpa dikenai biaya.&lt;br /&gt;(3) Setiap orang dapat memperoleh untuk dirinya sendiri suatu petikan dari Daftar Umum&lt;br /&gt;Ciptaan tersebut dengan dikenai biaya.&lt;br /&gt;(4) Ketentuan tentang pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak merupakan&lt;br /&gt;kewajiban untuk mendapatkan Hak Cipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pasal 36&lt;/div&gt;Pendaftaran Ciptaan dalam Daftar Umum Ciptaan tidak mengandung arti sebagai pengesahan&lt;br /&gt;atas isi, arti, maksud, atau bentuk dari Ciptaan yang didaftar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pasal 37&lt;/div&gt;(1) Pendaftaran Ciptaan dalam Daftar Umum Ciptaan dilakukan atas Permohonan yang&lt;br /&gt;diajukan oleh Pencipta atau oleh Pemegang Hak Cipta atau Kuasa.&lt;br /&gt;(2) Permohonan diajukan kepada Direktorat Jenderal dengan surat rangkap 2 (dua) yang ditulis&lt;br /&gt;dalam bahasa Indonesia dan disertai contoh Ciptaan atau penggantinya dengan dikenai&lt;br /&gt;biaya.&lt;br /&gt;(3) Terhadap Permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Direktorat Jenderal akan&lt;br /&gt;memberikan keputusan paling lama 9 (sembilan) bulan terhitung sejak tanggal diterimanya&lt;br /&gt;Permohonan secara lengkap.&lt;br /&gt;(4) Kuasa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah konsultan yang terdaftar pada&lt;br /&gt;Direktorat Jenderal.&lt;br /&gt;(5) Ketentuan mengenai syarat-syarat dan tata cara untuk dapat diangkat dan terdaftar sebagai&lt;br /&gt;konsultan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) diatur lebih lanjut dalam Peraturan&lt;br /&gt;Pemerintah.&lt;br /&gt;(6) Ketentuan lebih lanjut tentang syarat dan tata cara Permohonan ditetapkan dengan&lt;br /&gt;Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pasal 38&lt;/div&gt;Dalam hal Permohonan diajukan oleh lebih dari seorang atau suatu badan hukum yang secara&lt;br /&gt;bersama-sama berhak atas suatu Ciptaan, Permohonan tersebut dilampiri salinan resmi akta&lt;br /&gt;atau keterangan tertulis yang membuktikan hak tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pasal 39&lt;/div&gt;Dalam Daftar Umum Ciptaan dimuat, antara lain:&lt;br /&gt;a. nama Pencipta dan Pemegang Hak Cipta;&lt;br /&gt;b. tanggal penerimaan surat Permohonan;&lt;br /&gt;c. tanggal lengkapnya persyaratan menurut Pasal 37; dan&lt;br /&gt;d. nomor pendaftaran Ciptaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pasal 40&lt;/div&gt;(1) Pendaftaran Ciptaan dianggap telah dilakukan pada saat diterimanya Permohonan oleh&lt;br /&gt;Direktorat Jenderal dengan lengkap menurut Pasal 37, atau pada saat diterimanya&lt;br /&gt;Permohonan dengan lengkap menurut Pasal 37 dan Pasal 38 jika Permohonan diajukan&lt;br /&gt;oleh lebih dari seorang atau satu badan hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38.&lt;br /&gt;(2) Pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diumumkan dalam Berita Resmi Ciptaan&lt;br /&gt;oleh Direktorat Jenderal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pasal 41&lt;/div&gt;(1) Pemindahan hak atas pendaftaran Ciptaan, yang terdaftar menurut Pasal 39 yang terdaftar&lt;br /&gt;dalam satu nomor, hanya diperkenankan jika seluruh Ciptaan yang terdaftar itu&lt;br /&gt;dipindahkan haknya kepada penerima hak.&lt;br /&gt;(2) Pemindahan hak tersebut dicatat dalam Daftar Umum Ciptaan atas permohonan tertulis dari&lt;br /&gt;kedua belah pihak atau dari penerima hak dengan dikenai biaya.&lt;br /&gt;(3) Pencatatan pemindahan hak tersebut diumumkan dalam Berita Resmi Ciptaan oleh&lt;br /&gt;Direktorat Jenderal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pasal 42&lt;/div&gt;Dalam hal Ciptaan didaftar menurut Pasal 37 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasal 39, pihak lain&lt;br /&gt;yang menurut Pasal 2 berhak atas Hak Cipta dapat mengajukan gugatan pembatalan melalui&lt;br /&gt;Pengadilan Niaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pasal 43&lt;/div&gt;(1) Perubahan nama dan/atau perubahan alamat orang atau badan hukum yang namanya&lt;br /&gt;tercatat dalam Daftar Umum Ciptaan sebagai Pencipta atau Pemegang Hak Cipta, dicatat&lt;br /&gt;dalam Daftar Umum Ciptaan atas permintaan tertulis Pencipta atau Pemegang Hak Cipta&lt;br /&gt;yang mempunyai nama dan alamat itu dengan dikenai biaya.&lt;br /&gt;(2) Perubahan nama dan/atau perubahan alamat tersebut diumumkan dalam Berita Resmi&lt;br /&gt;Ciptaan oleh Direktorat Jenderal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pasal 44&lt;/div&gt;Kekuatan hukum dari suatu pendaftaran Ciptaan hapus karena:&lt;br /&gt;a. penghapusan atas permohonan orang atau badan hukum yang namanya tercatat sebagai&lt;br /&gt;Pencipta atau Pemegang Hak Cipta;&lt;br /&gt;b. lampau waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29, Pasal 30, dan Pasal 31 dengan&lt;br /&gt;mengingat Pasal 32;&lt;br /&gt;c. dinyatakan batal oleh putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber :&lt;span id="search"&gt;&lt;span class="f"&gt;&lt;cite&gt; www.dgip.go.id/ebhtml/hki/filecontent.php?fid=5011&lt;/cite&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="search"&gt;&lt;span class="f"&gt;&lt;cite&gt;&lt;br /&gt;&lt;/cite&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="search"&gt;&lt;span class="f"&gt;&lt;cite&gt;&amp;nbsp;&lt;/cite&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kesimpulan : Tentang Pendaftraran Hak Cipta tidak hanya dilakukan pada KEMENKUMHAM tetapi juga perlu di daftarkan pada UNESCO agar hasil karya kita terutama yang berhubungan dengan kebudayaan,hasil seni,dll supaya tidak di ambil atau di plagiat oleh orang lain bahkan negara lain.&lt;br /&gt;&lt;span id="search"&gt;&lt;span class="f"&gt;&lt;cite&gt;&amp;nbsp;&lt;/cite&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-1280639558606842105?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/1280639558606842105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=1280639558606842105' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/1280639558606842105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/1280639558606842105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2011/03/undang-undang-republik-indonesia-nomor_19.html' title='UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG PENDAFTARAN HAK CIPTA'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-8973052510376485252</id><published>2011-03-19T21:12:00.001+07:00</published><updated>2011-03-19T21:16:17.020+07:00</updated><title type='text'>UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN HAK CIPTA</title><content type='html'>Perlindungan Hak Cipta terdapat pada pasal sbb : &lt;br /&gt;Menimbang: a. bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki keanekaragaman etnik/suku&lt;br /&gt;bangsa dan budaya serta kekayaan di bidang seni dan sastra dengan&lt;br /&gt;pengembangan-pengembangannya yang memerlukan perlindungan Hak Cipta&lt;br /&gt;terhadap kekayaan intelektual yang lahir dari keanekaragaman tersebut;&lt;br /&gt;b. bahwa Indonesia telah menjadi anggota berbagai konvensi/perjanjian&lt;br /&gt;internasional di bidang hak kekayaan intelektual pada umumnya dan Hak&lt;br /&gt;Cipta pada khususnya yang memerlukan pengejawantahan lebih lanjut dalam&lt;br /&gt;sistem hukum nasionalnya;&lt;br /&gt;c. bahwa perkembangan di bidang perdagangan, industri, dan investasi telah&lt;br /&gt;sedemikian pesat sehingga memerlukan peningkatan perlindungan bagi&lt;br /&gt;Pencipta dan Pemilik Hak Terkait dengan tetap memperhatikan kepentingan&lt;br /&gt;masyarakat luas;&lt;br /&gt;d. bahwa dengan memperhatikan pengalaman dalam melaksanakan Undangundang&lt;br /&gt;Hak Cipta yang ada, dipandang perlu untuk menetapkan Undangundang&lt;br /&gt;Hak Cipta yang baru menggantikan Undang-undang Nomor 6 Tahun&lt;br /&gt;1982 tentang Hak Cipta sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang&lt;br /&gt;Nomor 7 Tahun 1987 dan terakhir diubah dengan Undang-undang Nomor 12&lt;br /&gt;Tahun 1997;&lt;br /&gt;e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana tersebut dalam huruf a, huruf&lt;br /&gt;b, huruf c, dan huruf d, dibutuhkan Undang-undang tentang Hak Cipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian Keempat&lt;br /&gt;Ciptaan yang Dilindungi&lt;br /&gt;Pasal 12&lt;br /&gt;(1) Dalam Undang-undang ini Ciptaan yang dilindungi adalah Ciptaan dalam bidang ilmu&lt;br /&gt;pengetahuan, seni, dan sastra, yang mencakup:&lt;br /&gt;a. buku, Program Komputer, pamflet, perwajahan (lay out) karya tulis yang diterbitkan,&lt;br /&gt;dan semua hasil karya tulis lain;&lt;br /&gt;b. ceramah, kuliah, pidato, dan Ciptaan lain yang sejenis dengan itu;&lt;br /&gt;c. alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan;&lt;br /&gt;d. lagu atau musik dengan atau tanpa teks;&lt;br /&gt;e. drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, dan pantomim;&lt;br /&gt;f. seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni&lt;br /&gt;pahat, seni patung, kolase, dan seni terapan;&lt;br /&gt;g. arsitektur;&lt;br /&gt;h. peta;&lt;br /&gt;i. seni batik;&lt;br /&gt;j. fotografi;&lt;br /&gt;k. sinematografi;&lt;br /&gt;l. terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, database, dan karya lain dari hasil&lt;br /&gt;pengalihwujudan.&lt;br /&gt;(2) Ciptaan sebagaimana dimaksud dalam huruf l dilindungi sebagai Ciptaan tersendiri dengan&lt;br /&gt;tidak mengurangi Hak Cipta atas Ciptaan asli.&lt;br /&gt;(3) Perlindungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), termasuk juga semua&lt;br /&gt;Ciptaan yang tidak atau belum diumumkan, tetapi sudah merupakan suatu bentuk kesatuan&lt;br /&gt;yang nyata, yang memungkinkan Perbanyakan hasil karya itu.&lt;br /&gt;Pasal 13&lt;br /&gt;Tidak ada Hak Cipta atas:&lt;br /&gt;a. hasil rapat terbuka lembaga-lembaga Negara;&lt;br /&gt;b. peraturan perundang-undangan;&lt;br /&gt;c. pidato kenegaraan atau pidato pejabat Pemerintah;&lt;br /&gt;d. putusan pengadilan atau penetapan hakim; atau&lt;br /&gt;e. keputusan badan arbitrase atau keputusan badan-badan sejenis lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 26&lt;br /&gt;(1) Hak Cipta atas suatu Ciptaan tetap berada di tangan Pencipta selama kepada pembeli&lt;br /&gt;Ciptaan itu tidak diserahkan seluruh Hak Cipta dari Pencipta itu.&lt;br /&gt;(2) Hak Cipta yang dijual untuk seluruh atau sebagian tidak dapat dijual untuk kedua kalinya&lt;br /&gt;oleh penjual yang sama.&lt;br /&gt;(3) Dalam hal timbul sengketa antara beberapa pembeli Hak Cipta yang sama atas suatu&lt;br /&gt;Ciptaan, perlindungan diberikan kepada pembeli yang lebih dahulu memperoleh Hak Cipta&lt;br /&gt;itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 34&lt;br /&gt;Tanpa mengurangi hak Pencipta atas jangka waktu perlindungan Hak Cipta yang dihitung&lt;br /&gt;sejak lahirnya suatu Ciptaan, penghitungan jangka waktu perlindungan bagi Ciptaan yang&lt;br /&gt;dilindungi:&lt;br /&gt;a. selama 50 (lima puluh) tahun;&lt;br /&gt;b. selama hidup Pencipta dan terus berlangsung hingga 50 (lima puluh) tahun setelah Pencipta&lt;br /&gt;meninggal dunia&lt;br /&gt;dimulai sejak 1 Januari untuk tahun berikutnya setelah Ciptaan tersebut diumumkan, diketahui&lt;br /&gt;oleh umum, diterbitkan, atau setelah Pencipta meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 50&lt;br /&gt;(1) Jangka waktu perlindungan bagi:&lt;br /&gt;a. Pelaku, berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak karya tersebut pertama kali&lt;br /&gt;dipertunjukkan atau dimasukkan ke dalam media audio atau media audiovisual;&lt;br /&gt;b. Produser Rekaman Suara, berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak karya tersebut&lt;br /&gt;selesai direkam;&lt;br /&gt;c. Lembaga Penyiaran, berlaku selama 20 (dua puluh) tahun sejak karya siaran tersebut&lt;br /&gt;pertama kali disiarkan.&lt;br /&gt;(2) Penghitungan jangka waktu perlindungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dimulai&lt;br /&gt;sejak tanggal 1 Januari tahun berikutnya setelah:&lt;br /&gt;a. karya pertunjukan selesai dipertunjukkan atau dimasukkan ke dalam media audio atau&lt;br /&gt;media audiovisual;&lt;br /&gt;b. karya rekaman suara selesai direkam;&lt;br /&gt;c. karya siaran selesai disiarkan untuk pertama kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.dgip.go.id/ebhtml/hki/filecontent.php?fid=5011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan : menurut saya undang-undang perlindungan hak cipta masih sangat kurang karena dilapangan masih banyak pelanggaran yang terjadi. Contohnya saja pembajakan lagu,film dsb.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-8973052510376485252?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/8973052510376485252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=8973052510376485252' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/8973052510376485252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/8973052510376485252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2011/03/undang-undang-republik-indonesia-nomor.html' title='UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN HAK CIPTA'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-704560087138548003</id><published>2011-02-23T13:14:00.000+07:00</published><updated>2011-02-23T13:14:22.598+07:00</updated><title type='text'>Kejahatan Cyber  (botnets dan scam)</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Malware Lainnya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ada jenis lain malware kriminal yang kurang dikenal luas  daripada phishing atau spyware, tapi tetap saja digunakan sebagai alat  oleh penjahat cyber. Ini termasuk:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Botnets&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bot adalah kepanjangan dari kata ‘robot’. Ini adalah program kecil  yang dimasukkan pada komputer oleh penyerang yang memungkinkan mereka  untuk &lt;strong&gt;kontrol sistem dari jarak jauh&lt;/strong&gt; tanpa persetujuan  pengguna atau pengetahuan.&lt;br /&gt;Botnets merupakan grup dari beberapa komputer terinfeksi oleh bot dan  dikontrol secara remote oleh pemilik bot – bot dikenal sebagai gembala.  Orang ini kemudian dapat mengirimkan perintah yang termasuk memperbarui  bot, men-download sebuah ancaman baru, menampilkan iklan, mengirim spam  atau melancarkan serangan penolakan layanan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Komputer yang berkompromi dikenal sebagai zombie.&lt;/strong&gt;  Beberapa botnets dapat memiliki puluhan ribu zombie di bawah kendali  mereka.&lt;br /&gt;Gambar berikut ini mengilustrasikan &lt;strong&gt;bagaimana botnets  beroperasi:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;img alt="botnets_ingles" class="aligncenter size-full wp-image-69" height="253" src="http://www.countervirus.com/wp-content/uploads/2009/12/botnets_ingles.jpg" title="botnets_ingles" width="400" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Email Penipuan  (Scam)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Email penipuan &lt;strong&gt;dirancang untuk mengelabui pengguna&lt;/strong&gt;,  Sering menggunakan daya tarik undian lotre, tetapi yang membutuhkan  sejumlah uang yang harus dibayar di muka. Mereka benar-benar suatu jenis  tipuan yang digunakan demi keuntungan finansial.&lt;br /&gt;Mungkin salah satu yang paling terkenal adalah penipuan email &lt;strong&gt;Surat  Nigeria scam&lt;/strong&gt; dan berbagai varian. Email awal mencoba untuk  meyakinkan penerima bahwa ada beberapa juta dolar yang tidak dapat  secara legal meninggalkan Nigeria (atau di mana pun) kecuali ditransfer  ke rekening asing. Para penipu menawarkan komisi kepada penerima email  untuk membantu mereka mendapatkan uang dari negara, tetapi meminta biaya  di depan dari calon korban (di bawah segudang dalih tergantung pada  variasi tertentu dari penipuan). Namun, seluruh operasi adalah penipuan.&lt;br /&gt;Banyak pengguna telah jatuh korban penipuan menyeramkan lain dikenal  sebagai &lt;strong&gt;Tsunami scam.&lt;/strong&gt; Ini melibatkan email meminta  pengguna untuk menyumbangkan uang untuk membantu korban tsunami yang  melanda Asia Tenggara pada tahun 2004. Tak perlu dikatakan, para korban  tidak akan melihat satu sen uang yang dikirim oleh penerima email.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Bagaimana Anda  dapat melindungi diri sendiri?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sangat penting untuk memiliki program antivirus yang mencakup  filter spam terpasang dan up-to-date. Seluruh &lt;a href="http://www.pandasecurity.com/homeusers/solutions/"&gt;Solusi Panda  Security&lt;/a&gt; akan melindungi Anda terhadap ancaman semacam ini. Di bawah  ini Anda akan menemukan serangkaian &lt;strong&gt;tips tentang cara untuk  mengurangi risiko&lt;/strong&gt; jatuh korban serangan phishing:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Periksa sumber informasi yang      diterima. Jangan membalas email  atau pesan yang meminta informasi pribadi      atau keuangan Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika Anda tidak memiliki      antivirus, Anda dapat menginstal salah  satu dari &lt;a href="https://shop.pandasecurity.com/cgi-bin/pp" target="_self"&gt;Panda Security program&lt;/a&gt; untuk memberikan perlindungan       penuh terhadap ini dan ancaman lainnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menganalisis komputer Anda gratis dan memeriksa apakah komputer Anda bebas dari ancaman Botnets &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.countervirus.com/artikel/kejahatan-cyber/kejahatan-cyber-bag-5-botnets-dan-scam &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-704560087138548003?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/704560087138548003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=704560087138548003' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/704560087138548003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/704560087138548003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2011/02/kejahatan-cyber-botnets-dan-scam.html' title='Kejahatan Cyber  (botnets dan scam)'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-1777017153048777375</id><published>2010-11-14T16:48:00.000+07:00</published><updated>2010-11-14T16:48:17.195+07:00</updated><title type='text'>Teknologi yang Terkait Antarmuka Telematika</title><content type='html'>&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CDONI%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CDONI%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_editdata.mso" rel="Edit-Time-Data"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CDONI%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CDONI%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p	{mso-style-noshow:yes;	mso-style-priority:99;	mso-margin-top-alt:auto;	margin-right:0cm;	mso-margin-bottom-alt:auto;	margin-left:0cm;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:1667977972;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-2090835492 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l0:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	mso-ansi-font-weight:normal;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Interface, antarmuka. Penghubung antara dua &lt;a href="http://www.total.or.id/info.php?kk=system"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;sistem&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.total.or.id/info.php?kk=tool"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;alat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://www.total.or.id/info.php?kk=Media"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Media&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lainnya. Keluaran (&lt;a href="http://www.total.or.id/info.php?kk=output"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;output&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;) dari suatu subsistem akan menjadi masukan (&lt;a href="http://www.total.or.id/info.php?kk=input"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;input&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;) untuk subsistem lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat terintegrasi dengan subsistem yang lainnya membentuk satu kesatuan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Interface ini, meliputi:&lt;br /&gt;1. perangkat yang dipakai untuk mengerjakan sesuatu, dan perangkat yang secara tidak langsung mengontrol perangkat lunak.&lt;br /&gt;2. piranti input atau output&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://www.total.or.id/info.php?kk=procedure"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;prosedur&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pemakaian perangkat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dalam terminologi perangkat lunak, interface bisa diartikan sebagai tampilan atau cara perangkat lunak bersangkutan berinteraksi dengan penggunanya. Sedangkan dalam terminologi perangkat keras, interface mengacu kepada standar yang digunakan oleh suatu &lt;a href="http://www.total.or.id/info.php?kk=peripheral"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;peripheral&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; tertentu untuk berhubungan dengan peripheral lainnya dalam satu sistem.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-weight: normal;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Head Up Display System&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer, sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/TN-usPVnqAI/AAAAAAAAABM/qalW0lszSuI/s1600/corvette_z06_hud.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="265" src="http://1.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/TN-usPVnqAI/AAAAAAAAABM/qalW0lszSuI/s320/corvette_z06_hud.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-weight: normal;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Tangible User Interface&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/TN-uzhi4IHI/AAAAAAAAABQ/cOt6-SsDjM8/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/TN-uzhi4IHI/AAAAAAAAABQ/cOt6-SsDjM8/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-weight: normal;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Computer Vision&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/TN-u5ll5umI/AAAAAAAAABU/WynHEEHRd2U/s1600/images+1.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/TN-u5ll5umI/AAAAAAAAABU/WynHEEHRd2U/s1600/images+1.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-weight: normal;"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Browsing Audio Data&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 36pt;"&gt;Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera. Jaringan video / audio metode browsing mencakupi langkah-langkah sebagai berikut :&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode&amp;nbsp;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;identifikasi yang&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; di&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; disimpan dalam kamera IP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name &lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Server)&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; oleh program aplikasi &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP &lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;kamera&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan &lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;video /&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CDONI%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CDONI%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CDONI%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p	{mso-style-noshow:yes;	mso-style-priority:99;	mso-margin-top-alt:auto;	margin-right:0cm;	mso-margin-bottom-alt:auto;	margin-left:0cm;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;audio data yang ditangkap oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video / audio data&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; melalui internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-weight: normal;"&gt;5.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Speech Recognition&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/TN-vF49BtKI/AAAAAAAAABY/nnVGkN5evVk/s1600/images+2.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/TN-vF49BtKI/AAAAAAAAABY/nnVGkN5evVk/s1600/images+2.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-weight: normal;"&gt;6.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Speech Synthesis&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/TN-vLLr5R_I/AAAAAAAAABc/__0shdmAKx0/s1600/images+3.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/TN-vLLr5R_I/AAAAAAAAABc/__0shdmAKx0/s1600/images+3.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sumber :&lt;br /&gt;- http://en.wikipedia.org/&lt;br /&gt;- http://zainuliman.blogspot.com/2009/11/fitur-pada-antarmuka-telematika.html&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;- http://www.total.or.id/info.php?kk=interface&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-1777017153048777375?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/1777017153048777375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=1777017153048777375' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/1777017153048777375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/1777017153048777375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2010/11/teknologi-yang-terkait-antarmuka.html' title='Teknologi yang Terkait Antarmuka Telematika'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/TN-usPVnqAI/AAAAAAAAABM/qalW0lszSuI/s72-c/corvette_z06_hud.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-6895600721731144892</id><published>2010-10-10T15:13:00.000+07:00</published><updated>2010-10-10T15:13:00.847+07:00</updated><title type='text'>Perpanjang KTP Lewat Warnet, E-government sejak 2001</title><content type='html'>Tampaknya akan ada percepatan program yang memang menjadi titik berat  dalam kerangka teknologi informasi nasional, yakni e-government. Dalam aplikasi e government, orang cukup  datang ke warnet untuk mengurus KTP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Deputi Meneg PAN bidang Tatalaksana dan Pelayanan Publik, J.B.  Kristiadi berpendapat masyarakat harus aktif untuk memanfaatkan  teknologi informasi sebagai suatu kebutuhan hidup sehari-hari. "Kalau  masyarakatnya tidak merasa hal ini sebagai kehidupan sehari-hari, ya..  teknologi informasi tidaklah akan berkembang," lanjut Kristiadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Menurut sekretaris Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI)  ini, ada sejumlah kegiatan pemerintah sehari-hari yang dapat didukung  oleh telematika. Misalnya dalam hal pelayanan publik, pemberian  informasi yang tepat, adanya pengurusan surat-surat izin melalui  internet seperti KTP, paspor, dan SIM.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;Registrasi kependudukan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Kristiadi mengemukakan, saat ini ada tim yang sedang melakukan studi mengenai penerapan &lt;i&gt;electronic government&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;e-government) &lt;/i&gt;di Jerman. Tim ini nantinya akan mengaplikasikan &lt;i&gt;e-government&lt;/i&gt;  pada sistem registrasi kependudukan dan dokumentasinya, termasuk Kartu  Tanda Penduduk Nasional (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), dan paspor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Proyek besar yang melibatkan Kantor Meneg PAN bersama dengan  Departemen Dalam Negeri, Kepolisian, Kependudukan, dan Imigrasi ini  nantinya akan menerbitkan satu kartu standar dan baku untuk penduduk  Indonenesia yang berlaku sepuluh tahun. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Dengan sistem ini, tiap penduduk dewasa Indonesia akan memiliki Nomor Induk Penduduk, dan diharapkan tidak ada&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;penduduk&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yang memiliki lebih dari satu KTP seperti disinyalir banyak terjadi saat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Kristiadi menjanjikan pada 2001 ini akan ada beberapa &lt;i&gt;pilot project&lt;/i&gt;. Misalnya&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;untuk  daerah Jakarta dan Tangerang yang dianggap sudah siap. Sementara untuk  daerah-daerah lainnya, Kristiadi melihat bahwa Kantor Pengolah Data  Elektronik (KPDE) yang ada di hampir tiap daerah dapat digunakan untuk  tujuan-tujuan &lt;i&gt;e-government&lt;/i&gt; ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Kristiadi berharap, nantinya pelayanan publik akan dilakukan  lebih mudah dan efisien serta bebas calo. "Jadi nantinya Anda-Anda ini  cukup datang ke warnet (warung internet) untuk memperpanjang KTP Anda,"  ujar Kristiadi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Kristiadi mengingatkan keseluruhan tahapan &lt;i&gt;e-government&lt;/i&gt; ini masih dalam tahapan awal atau penjajakan. Namun menurutnya, ia bertekad untuk mensukseskan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;program &lt;i&gt;e-government&lt;/i&gt; ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span&gt;Perlu persiapan SDM&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Untuk keperluan ini, Kristiadi mengemukakan bahwa nantinya tiap departemen, baik pusat maupun daerah, akan memerlukan &lt;i&gt;IT Engineer &lt;/i&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;atau &lt;i&gt;webmaster&lt;/i&gt; tersendiri guna keperluan pengelolaan sistem informasi dan &lt;i&gt;website&lt;/i&gt; yang dimiliki. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Salah satu program untuk mencetak sumber daya manusia di bidang  TI ini adalah program pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan-Teknologi  Informasi (SMK-TI). Saat ini, menurut pengamat Telematika Mas Wigrantoro  Roes Setiyadi, program SMK-TI yang sudah berjalan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;berjumlah dua puluh empat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Wigrantoro menyebutkan, sebagai bagian dari Gerakan Nasional  Telematika (Genetika) ditargetkan akan ada 100 SMK-TI dan pada 2004  ditargetkan menjadi 300 SMK-TI di seluruh Indonesia. Dari pihak Direktur  Pendidikan Menengah dan Kejuruan sendiri saat memiliki target awal  yakni setiap SMK dapat mengakses internet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span&gt;E-government&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span&gt; pada otonomi daerah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Banyak kalangan memperkirakan, otonomi daerah membawa  konsekuensi perlunya pengelolaan informasin elektronik secara  profesional agar diperoleh daya guna dan hasil guna yang optimal untuk  mendukung kelancaran pelaksanaan pelayanan publik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Untuk kepentingan ini, Meneg PAN Ryaas Rasyid pernah mengemukakan penerapan &lt;i&gt;e-government&lt;/i&gt;  bagi Pemerintah Daerah, khususnya pemerintah kota dan kabupaten, akan  memerlukan sarana dan prasarana jaringan komunikasi data yang tentunya  sangat terkait dengan sumber pembiayaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Untuk itu, Ryaas mengharapkan Pemda dapat memaksimalkan penggunaan Sistem Komunikasi Departemen Dalam Negeri (Siskomdagri)&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yang konon biaya pengelolaan perbulannya sebesar AS$8000. dana ini hanya digunakan untuk perngiriman fax.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Contoh sukses daerah yang menerapkan &lt;i&gt;e-government&lt;/i&gt; ini  antara lain adalah Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Takalar yang  sistemnya dikembangkan dengan bekerja sama dengan Divisi RisTI Telkom.  Sampai akhir 2000, Takalar sudah mencatat transaksi lebih dari 1.500 per  bulan untuk transaksi seperti pengurusan akta kelahiran, KTP dan IMB  (Izin Mendirikan Bangunan).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-6895600721731144892?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/6895600721731144892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=6895600721731144892' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/6895600721731144892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/6895600721731144892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2010/10/perpanjang-ktp-lewat-warnet-e.html' title='Perpanjang KTP Lewat Warnet, E-government sejak 2001'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-2712009720043171785</id><published>2010-06-16T22:59:00.000+07:00</published><updated>2010-06-16T22:59:54.056+07:00</updated><title type='text'>Cara Meningkatkan Softskill</title><content type='html'>&lt;div class="content"&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt;Soft Skill adalah nama lain dari “Emotional  Intelligence Quotient”, yang merupakan sejumlah kemampuan kepribadian  yang dibutuhkan dalam hal mencari kerja dan kesuksesan dalam  berorganisasi. Yang dimaksudkan dengan kemampuan soft skills diantaranya  adalah kemampuan berkomunikasi, etika, kemampuan berbicara dan  berbahasa dan lainnya. Kini, kemampuan soft skills ini banyak dicari  oleh perusahaan dan diharapkan dipenuhi persyaratannya oleh para pencari  kerja. &lt;br /&gt;Soft skills ini juga dinamakan dengan interpersonal skills, yang  merupakan cakupan dari : kemampuan berpartisipasi dalam tim, kemampuan  untuk mengajar, pelayanan, kemampuan untuk memimpin, negotiasi,  toleransi dan motivasi.&lt;br /&gt;Maka bisa dikatakan, secara umum, kemampuan soft skills terdiri atas :&lt;br /&gt;1. Etika kerja yang positif&lt;br /&gt;2. Tingkah laku yang baik&lt;br /&gt;3. Keinginan untuk terus belajar dan berlatih&lt;br /&gt;Semua ini bisa didapatkan melalui pelatihan atau pengembangan  kepribadian yang dimulai dari diri sendiri. Karena soft skills ini tidak  hanya bermanfaat dalam lingkungan kerja, namun bermanfaat dalam  menghadapi kehidupan bermasyarakat. Tanyakan pada diri Anda sendiri, apa  kemampuan ini sudah ada dalam diri atau masih perlu dilatih lagi?. &lt;br /&gt;Berikut ini adalah beberapa cara untuk meningkatkan kemampuan soft  skills :&lt;br /&gt;1. Menjadi bagian dari suatu organisasi, untuk belajar menghargai  orang lain&lt;br /&gt;2. Minta pada salah seorang anggota keluarga untuk meneliti  kepribadian Anda dan menulis sisi baik dan buruk kepribadian Anda&lt;br /&gt;3. Berusaha mengatur waktu dengan lebih baik&lt;br /&gt;4. Berlatih menghadapi kritik&lt;br /&gt;5. Berlatih cara memberi kritik dengan positif&lt;br /&gt;6. Berusaha untuk hidup dengan lebih baik&lt;br /&gt;Ada juga beberapa cara yang mudah untuk meningkatkan interpersonal  skill, karena bagaimanapun manusia pastinya akan berhubungan dengan  manusia lainnya, yaitu :&lt;br /&gt;1. Tersenyum, untuk meningkatkan energi positif.&lt;br /&gt;2. Menghargai orang lain&lt;br /&gt;3. Belajar mendengarkan orang lain&lt;br /&gt;4. Berkomunikasi dengan jelas&lt;br /&gt;5. Penuhi diri dengan rasa humor&lt;br /&gt;6. Jangan sering mengeluh&lt;br /&gt;Soft skills ini menjadi salah satu kunci kesuksesan di lingkungan  kerja maupun masyarakat. Dengan kemampuan soft skills yang baik,  tentunya akan dapat mendatangkan kebaikan dan membuat seseorang dapat  lebih menonjol di lingkungan. Daripada katakanlah seseorang yang pandai  secara akademis,namun tidak mau menghargai orang lain.&lt;br /&gt;Di era globalisasi dan teknologi seperti ini, tampaknya keramahan dan  pengertian masih menjadi faktor utama, yang menjadikan manusia tetap  menjadi manusia yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.stkippasundan.ac.id/articles.php?article_id=10&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-2712009720043171785?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/2712009720043171785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=2712009720043171785' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/2712009720043171785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/2712009720043171785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2010/06/cara-meningkatkan-softskill.html' title='Cara Meningkatkan Softskill'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-3644898459273545846</id><published>2010-06-16T22:50:00.000+07:00</published><updated>2010-06-16T22:50:15.999+07:00</updated><title type='text'>Kebaikan Dan Keburukan Tentang Diri Saya</title><content type='html'>Setiap manusia pasti tidak ada yang sempurna, bahkan dalam keseharian kita pasti ada kelakuan kita yang baik dan buruk.Untuk tugas bahasa indonesia saya harus mencari  pendapat-pendapat dari teman-teman tentang saya, baik dari sisi positif  dan negatifnya.Dan jawaban mereka bermacam-macam :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi negatif :&lt;br /&gt;- Sensitif&lt;br /&gt;- Kadang ga jelas &lt;br /&gt;- Kadang so tau,,hehe&lt;br /&gt;- Cuek&lt;br /&gt;- Belum bisa dewasa&lt;br /&gt;- Gak tepat waktu klo janji &lt;br /&gt;&lt;div class="p_other pic_padding"&gt;- Cepat tersinggung&lt;/div&gt;&lt;div class="p_other pic_padding"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="p_other pic_padding"&gt;Dari sisi positif :&lt;/div&gt;&lt;div class="p_other pic_padding"&gt;- Baik&lt;/div&gt;&lt;div class="p_other pic_padding"&gt;- Sabar&lt;br /&gt;- Bisa diandelin jd kiper,,haha (klo maen futsal...)&lt;br /&gt;- Kadang  pinter..&lt;/div&gt;&lt;div class="p_other pic_padding"&gt;- Ambisius&lt;/div&gt;&lt;div class="p_other pic_padding"&gt;- Natural&lt;/div&gt;&lt;div class="p_other pic_padding"&gt;- Enak di ajak ngobrol &lt;/div&gt;&lt;div class="p_other pic_padding"&gt;- Rajin&lt;/div&gt;&lt;div class="p_other pic_padding"&gt;- Setia kawan&lt;/div&gt;&lt;div class="p_other pic_padding"&gt;- Ramah&lt;/div&gt;&lt;div class="p_other pic_padding"&gt;- Bisa di ajak becanda..&lt;/div&gt;&lt;div class="p_other pic_padding"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="p_other pic_padding"&gt;Terima kasih banyak sudah mau membantu saya dalam mengerjakan tugas ini.  Maaf kalau ada yang kurang baik dari sisi positif dan negatifnya. Semua  pendapat kalian sangat bermanfaat bagi diri saya pribadi,  karena saya  dapat memperbaiki sisi-sisi negatif dan mempertahankan sisi-sisi positif  saya sehingga bisa menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;Silahkan beri comment jika sudah mengenal saya dan yang belum juga  bisa….!!!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-3644898459273545846?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/3644898459273545846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=3644898459273545846' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/3644898459273545846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/3644898459273545846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2010/06/kebaikan-dan-keburukan-tentang-diri.html' title='Kebaikan Dan Keburukan Tentang Diri Saya'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-8302356827414154588</id><published>2010-06-16T22:00:00.000+07:00</published><updated>2010-06-16T22:00:20.343+07:00</updated><title type='text'>Seberapa Mampukah Saya Dalam Menilai Waktu</title><content type='html'>“Waktu adalah pedang, potonglah ia sebelum ia memotongmu” (Al Hadits)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Waktu adalah uang” (Peribahasa Barat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu, apa yang ada di pikiran anda??&lt;br /&gt;Waktu harus bisa kita manfaatkan sebaik mungkin, walaupun hanya sedetik. Tanpa waktu kita tidak tahu aktifitas apa yang harus kita lakukan.&lt;br /&gt;Setiap orang pasti menginginkan sesuatu yang baik kemudian hari dengan waktu kita bisa mendapatkan itu semua, kita berusaha dengan baik dengan belajar sampai dinyatakan lulus kuliah lalu kita bekerja keras banting tulang untuk masa depan dan akhirnya kita bisa merasakan hasilnya dikemudian hari.&lt;br /&gt;Tanpa waktu kita tidak dapat meraih semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah pada diri kita sendiri bila kita mampu mengatur waktu kita tidak akan merugi dikemudian hari dan kita termasuk orang-orang yang beruntung bila kita mampu memanfaatkan waktu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-8302356827414154588?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/8302356827414154588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=8302356827414154588' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/8302356827414154588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/8302356827414154588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2010/06/seberapa-mampukah-saya-dalam-menilai.html' title='Seberapa Mampukah Saya Dalam Menilai Waktu'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-5451358905625273763</id><published>2010-06-16T21:06:00.000+07:00</published><updated>2010-06-16T21:06:03.272+07:00</updated><title type='text'>Sikap Saya Dalam Menghadapi Kritikan</title><content type='html'>Menurut saya kritikan adalah sebuah masukan yang mesti diperbaiki atau rubah untuk diri saya sendiri, dengan dikritik saya bisa mengetahui kekurangan apa yang ada pada diri saya yang mesti saya perbaiki atau rubah.&lt;br /&gt;Biasanya saya menerima kritikan tersebut kalau menurut saya bisa merubah diri saya dan saya akan berfikir dua kali bila kritikan tersebut tidak masuk akal atau negatif.&lt;br /&gt;Manusia pasti ada kekurangan, maka dari itu saya bersyukur apa yang sudah diberikan oleh Tuhan dan harus menutupi kekurangan kita dengan kelebihan yang kita punya tanpa merubah yang sudah diberikan oleh Tuhan.&lt;br /&gt;Ini bisa menjadi motivasi saya untuk berubah dari sebelumnya dan ada kata mutiara yang berbunyi&amp;nbsp; "Hari Ini Harus Lebih Baik Dari Hari Kemarin".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-5451358905625273763?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/5451358905625273763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=5451358905625273763' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/5451358905625273763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/5451358905625273763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2010/06/sikap-saya-dalam-menghadapi-kritikan.html' title='Sikap Saya Dalam Menghadapi Kritikan'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-7785901082773569017</id><published>2010-06-16T20:28:00.000+07:00</published><updated>2010-06-16T20:28:49.884+07:00</updated><title type='text'>Cara Mengkritik Orang Lain</title><content type='html'>Kritik sering kali meninggalkan rasa tidak enak, baik pada si pemberi  kritik ataupun penerimanya, Itu sebabnya, kritik harus disampaikan  dengan cara efektif agar tidak menjadi ajang pelampiasan ego si  pengritik, atau malah melukai perasaan si penerima kritik.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-398"&gt;&lt;/span&gt;Seni penyampaian kritik yang benar hendaknya  berupa kritik membangun untuk menolong orang yang dikritik melakukan  tugas dengan lebih baik. Ada delapan hal yang harus diperhatikan saat  menyampaikan kritik.&lt;br /&gt;&lt;ol style="list-style-type: decimal;"&gt;&lt;li style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;Berdua  Saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Hindarkan mengritik seseorang di depan umum. Bahkan,  usahakan tidak mengatakan kritikan tersebut bila ada satu saja orang  lain di sekitar situ yang mungkin bisa mendengarnya. Karena, hal itu  bisa melukai ego orang yang Anda kritik. Padahal, kalau Anda ingin  kritikan itu berhasil, jangan membuat ego orang yang Anda kritik  melawan. Prinsipnya, kritiklah seseorang di punggung umum, dan sampaikan  pujian di muka umum.&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;Awali  dengan Pujian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Kata-kata manis dalam bentuk pujian mempunyai pengaruh  dalam menciptakan suasana yang bersahabat. Ini akan membuat orang yang  akan dikritik merasa senang dan mengendorkan pertahanan dirinya. Pujian  membuka pikiran orang terhadap kritik yang diberikan.&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;Nothing’s  Personal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Kritiklah perbuatannya, bukan orangnya. Dengan begitu,  Anda tak hanya menjaga perasaan orang yang Anda kritik, tapi juga  menyelamatkan egonya. Selain mengarahkan kritik Anda pada perbuatannya,  pada saat yang sama Anda bisa memberi pujian dan menguatkan egonya. Anda  bisa mengatakan, “Saya tahu dari pengalaman yang lalu bahwa kesalahan  ini tidak biasa terjadi pada diri Anda:”&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;Berikan  Jawabannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Ketika Anda memberi tahu orang lain tentang kesalahannya,  Anda pun berkewajiban memberi tahu cara melakukan yang benar. Penekanan  dari kritik Anda sesungguhnya bukan pada kesalahannya, tapi pada cara  memperbaikinya dan menghindari kesalahan itu terulang kembali. Salah  satu keluhan terbesar dari orang yang dikritik adalah “Saya tidak tahu  apa yang diharapkan dari saya.”&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;Jangan  Menuntut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Anda akan mendapat kerja sama lebih besar dengan cara  meminta daripada menuntut orang yang Anda kritik. Kalimat, ”Bersediakah  Anda memperbaikinya?” jauh terdengar lebih enak di telinga dan tak  menimbulkan rasa kesal, ketimbang Anda mengatakan, “Kerjakan sekali lagi  dan kali ini saya ingin Anda mengerjakannya dengan benar!” Anda akan  mendapatkan banyak hal positif jika merangsang keinginan orang yang Anda  kritik untuk berubah, daripada mengeluarkan perintah agar ia berubah.&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;Tak  Perlu Merembet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Meminta perhatian atas suatu kesalahan hanya dapat  dibenarkan satu kali. Maksudnya, kritiklah sekali saja. Dua kali tidak  perlu, tiga kali sudah mengganggu. Ingatlah tujuan Anda mengkritik  adalah untuk menyelesaikan pekerjaan, bukan untuk memenangkan  pertarungan ego. Bila Anda tergoda untuk mengungkit-ungkit masalah lama  atau kesalahan yang sudah lewat dan sudah selesai, ingatlah bahwa cara  yang Anda lakukan tidak efektif.&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;Cara  Bersahabat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Persoalan belum tuntas jika belum diselesaikan dengan  baik dan dengan cara bersahabat. Jangan biarkan persoalan menggantung  dan baru dibahas lagi di kemudian hari. Selesaikanlah. Akhirilah dengan  pernyataan, “Ok, sepertinya kita bisa ya, mengatasi persoalan ini. Anda  pasti bisa, dan saya pasti membantu”. Atau, “Saya tahu saya bisa  mengandalkan Anda.” Ini adalah aturan paling penting dari tujuh poin  tadi.&lt;/blockquote&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;Diam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Diam bukan berarti tidak berbuat, tetapi mengkritik  perbuatan seseorang yang sudah berbagai cara/teknik untuk dikritik dan  perbuatan seseorang itu tidak juga berubah. &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://mirianto.com/articles/seni-mengkritik-tanpa-membuat-orang-sakit-hati/ &lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-7785901082773569017?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/7785901082773569017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=7785901082773569017' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/7785901082773569017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/7785901082773569017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2010/06/cara-mengkritik-orang-lain.html' title='Cara Mengkritik Orang Lain'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-6737020263069361687</id><published>2010-05-11T23:02:00.000+07:00</published><updated>2010-05-11T23:02:25.135+07:00</updated><title type='text'>Sang Koruptor</title><content type='html'>Rumahmu mewah&lt;br /&gt;Mobilmu keren&lt;br /&gt;Tetapi hatipun gelisah&lt;br /&gt;Semua itu bukan milikmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dirimu bahagia&lt;br /&gt;Kau korbankan orang banyak&lt;br /&gt;Hanya untuk kesenangan semata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh rendah derajatmu &lt;br /&gt;Kau tak pantas dihormati&lt;br /&gt;Kau sang koruptor&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-6737020263069361687?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/6737020263069361687/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=6737020263069361687' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/6737020263069361687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/6737020263069361687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2010/05/sang-koruptor.html' title='Sang Koruptor'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-6296169119533064755</id><published>2010-05-11T21:31:00.002+07:00</published><updated>2010-05-11T21:36:14.554+07:00</updated><title type='text'>Artikel tentang proposisi</title><content type='html'>Melalui perkembangan dan prestasi ilmu pengetahuan  modern, manusia semakin meyakini bahwa ilmu pengetahuan telah dipegang  kuat dalam menguraikan setiap eksistensi kehidupan yang ada di planet  dan alam semesta kita ini.  &lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mari kita ingat-ingat kembali bahwa meskipun banyak  fenomena di dunia telah dijelaskan secara ilmiah, namun tidak seluruh  fenomena dapat diuraikan oleh ilmu pengetahuan saat ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai contoh, ilmu pengetahuan belum membabarkan  jawaban pasti mengenai proses di mana alam semesta pada awalnya  dibentuk. Juga belum dapat menjelaskan bentuk keyakinan terhadap agama.  Melangkah ke dunia supranatural, ada manifestasi misterius yang tidak  dapat dijelaskan secara masuk akal, &lt;b&gt;karena metode ilmiah tidak dapat  diterapkan untuk mengukur atau meneliti fenomena tersebut.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Marilah &lt;b&gt;kita perhatikan&lt;/b&gt; beberapa fenomena, yang  mengingatkan kita bahwa alam merupakan sebuah keajaiban dalam diri  sendiri dan banyak hal hingga kini masih tetap misterius. &lt;/div&gt;&lt;h3 align="justify"&gt;1. Efek Plasebo &lt;/h3&gt;&lt;div align="justify"&gt;Efek placebo  telah menjadi teka-teki medis yang meyentuh pengaruh pikiran manusia  terhadap kesehatan fisik dan penyembuhan. Ditemukan bahwa beberapa  pasien dengan diberi obat yang diyakini efektif dapat menyembuhkan,  sekalipun mereka hanya diberikan pil gula. Temuan ini telah  membangkitkan penelitian dengan menggunakan uji coba double-blind untuk  menghindari timbulnya harapan yang mempengaruhi efektifitas para  peneliti dan orang yang dieksperimen.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sayangnya,  selama bertahun-tahun, efektifitas dan terukurnya efek placebo telah  dianggap oleh ilmu pengetahuan tidak dapat diandalkan. Hal ini  kemungkinan karena adanya keterbatasan metode ilmiah. Walaupun demikian,  ada banyak kasus penyembuhan diri manusia secara fisik bahkan melampaui  medis. &lt;/div&gt;&lt;h3 align="justify"&gt;2. Indera Ke-enam &lt;/h3&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Lima indera; pengelihatan, pendengaran, pengecap,  sentuhan dan penciuman&lt;/b&gt; yang membantu kita menjelajahi dunia fisik kita  ini. Terdapat juga indera ke-enam, sebuah kekuatan batin dari persepsi  yang dikenal sebagai intuisi. Kata intuisi berasal dari bahasa latin  "intueri" yang berarti 'melihat ke dalam.' Intuisi merupakan kemampuan  untuk mengetahui dan memahami tanpa menggunakan penalaran logis atau  analisa. Hal ini umumnya bagi orang yang memiliki tingkat ketajaman  tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Intuisi secara popular disebut juga  "firasat atau perasaan" batin yang mengetahui tentang sesuatu maupun  situasi tertentu tanpa diketahui sebelumnya. Menurut survei  PRWeek/Burson-Marsteller CEO 2006, 62 persen para CEO cenderung membuat  keputusan bisnis bedasarkan pada intuisi mereka dibandingkan dengan  menggunakan analisa data.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebuah penelitian pada  2007 yang diterbitkan dalam Current Biology juga menemukan bahwa para  partisipan, ketika tidak diberikan waktu untuk melihat dan hanya  menggunakan intuisi, lebih akurat dalam memilih satu simbol ganjil  diantara 650 simbol sama dibandingkan ketika mereka diberikan waktu 1,5  detik untuk melihat simbol-simbol tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pakar  filosofi Tiongkok kuno, Laozi, pernah berkata, "Kekuatan pemahaman  intuisi akan melindungi anda dari bahaya hingga hari-hari terakhir  anda." Albert Einstein juga berkata, "Satu-satunya suatu hal yang nyata  berharga adalah intuisi." &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akan tetapi dari mana  datangnya intuisi? Penelitian dari titik otak manusia menuju kelenjar  pineal merupakan jawaban yang memungkinkan pada misteri ini. Rene  Descartes (1596-1650), bapak filosofi modern, menyebut kelenjar pineal  sebagai "pusat sukma." Pemikiran Timur kuno memandang intuisi berada di  wilayah kelenjar pineal dan diyakini bahwa ia dapat menerima iluminasi  dari jiwa dalam bentuk pengetahuan dan gagasan.&lt;/div&gt;&lt;h3 align="justify"&gt;3.  Pengalaman Menjelang Kematian &lt;/h3&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada sejumlah  laporan berbagai pengalaman aneh yang dialami orang-orang menjelang  kematian, seperti melintas pada terowongan dalam cahaya terang, bertemu  dengan mereka yang sangat disayangi serta memiliki perasaan tenang dan  damai.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang paling terkenal adalah pengalaman Dr.  George Rodonaia, yang "memiliki pengalaman mati secara klinis" pada 1976  dan merupakan kasus paling ekstensif yang pernah tercatat. Pengalaman  itu telah merubah Rodonaia, seorang ateis yang akhirnya ditahbiskan  menjadi iman di Gereja Ortodok Timur. Pengalamannya merujuk kepada kita  bahwa masih ada dunia lain di luar dunia fisik manusia. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Meskipun orang benar-benar telah melewati pengalaman  ini, ilmu pengetahuan belum mampu memberikan penjelasan atas fenomena  tersebut. Beberapa ilmuwan mencoba menyatakan bahwa  pengalaman-pengalaman menjelang kematian dapat dijelaskan sebagai akibat  halusinasi dari otak yang terluka. Namun, hal itu tidak selalu terjadi  pada mereka yang mengalami cedera otak, sehingga tidak ada teori ilmiah  nyata dapat membabarkan baik penjelasan maupun alasan mengapa orang  memiliki pengalaman ini dan mengapa mereka sering kali mengalam  perubahan hidup.&lt;/div&gt;&lt;h3 align="justify"&gt;4. UFO &lt;/h3&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Unidentified  Flying Object (UFO) adalah istilah yang diciptakan Angkatan Udara  AmerikaSerikat pada 1952&lt;/b&gt;, untuk mengklasifikasikan benda-benda yang  tidak dapat diidentifikasi oleh ilmuwan setelah dilakukan penyelidikan.  Dalam budaya popular, konsep UFO biasanya lebih diartikan pesawat luar  angakasa alien.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;UFO telah terlihat dan tercatat  pada awal dinasti Song, di Tiongkok. Pada abad ke-11, ilmuwan dan  Jenderal Shen Kuo (1031-1095), telah menulis dalam bukunya "Dream Pool  Easy" (1088) tentang benda terbang berbentuk mutiara denga lampu  interior menyilaukan, bergerak dengan kecepatan luar biasa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kenneth Arnold, seorang pengusaha Amerika, dilaporkan  telah melihat sembilan objek dengan cahaya terang, terbang melintasi  gunung Rainier di negara bagian Washington pada 1947. Arnold  menggambarkan obyek tersebut "seperti penggorengan" berbentuk lempeng.  Penjabarannya memperoleh perhatian media terkemuka dan sangat menarik  perhatian publik.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sejak saat itu, penampakan UFO  telah meningkat secara eksponensial. Fenomena UFO telah diperlajari dan  diteliti oleh pemerintah maupun peneliti independen di seluruh dunia.  Dr. Josef Allen Hynek (1910-1986) bekerja untuk Angkatan Udara Amerika  Serikat guna menyelidiki penampakan UFO. Pada awalnya, Hynek sangat  kritis, namun setelah memeriksa ratusan laporan UFO lebih dari tiga  dekade, pendapatnya mulai berubah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam akhir  karirnya, Hynek begitu vokal dalam mengungkapkan kekecewaannya pada  metode sederhana, dimana sebagian ilmuwan enggan memandang UFO dan tidak  dapat menjelaskannya.&lt;/div&gt;&lt;h3 align="justify"&gt;5. Déjà Vu &lt;/h3&gt;&lt;div align="justify"&gt;Déjà vu, Perancis "yang pernah terlihat" adalah sensasi  yang akrab dengan keangkeran pada suatu tempat atau peristiwa tertentu  sebelumnya, karena ditemui untuk pertama kalinya. Orang-orang mungkin  memiliki perasaan sangat aneh tentang sebuah penglihatan di depan  mereka, seolah-olah telah terjadi sebelumnya. Namun mereka tahu bahwa  itu merupakan sesuatu yang pertama kalinya mereka hadapi. Riset  neurofisiologi telah mencoba menjelaskan pengalaman seperti anomali  memori atau patologi otak maupun sebagai akibat dari efek samping obat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebuah riset pada 2008 oleh psikolog Anne Cleary  (http://cdp.sagepub.com/content/17/5/353.full), dieksplorasi bahwa déjà  vu mungkin harus dilakukan dengan memori apresiasi. Sejumlah penjelasan  alternatif mengasosiasikan déjà vu dengan ramalan, kenangan kehidupan  masa lalu, clairvoyance maupun sebuah tanda mistis yang mengindikasikan  pemenuhan kondisi yang telah ditentukan sebelumnya atau perjalanan  hidup. Apapun penjelasannya, déjà vu tentu saja merupakan fenomena yang  bersifat universal dengan kondisi manusia dan penyebab pokoknya masih  misterius.&lt;/div&gt;&lt;h3 align="justify"&gt;6. Mahluk Gaib&lt;/h3&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menyinggung  mahluk gaib pada cerita klasik oleh penulis seperti Homer dan Dante  mengisyaratkan bahwa manusia dengan fenomena paranormal adalah umum dan  terus bertahan. Kini, tempat angker seperti Whaley House di San Diego  terdaftar sebagai atraksi wisata dan diklaim sebagai tempat penampakan  berbagai mahluk gaib mengerikan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Budaya popular  sarat dengan film-film tentang mahluk gaib, namun ilmu konvensional  mengarah pada pembersihan dari penjelasan fenomana seperti itu. Hanya  para penyelidik yang ditempatkan di pinggiran komunitas ilmiah yang  berusaha mengukur keabsahan kejadian tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Keberadaan  mahluk gaib memiliki implikasi mendalam mengenai dimensi di luar dunia  fisik kita dan kelanjutan jiwa manusia setelah kematian. Para penyelidik  meneliti obyek ini dengan harapan, suatu hari misteri ini akan  terpecahkan. &lt;/div&gt;&lt;h3 align="justify"&gt;7. Lenyap Tanpa Dapat Dijelaskan &lt;/h3&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada sejumlah kasus aneh, di mana banyak orang lenyap  tanpa jejak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seperti pada 1937, pilot Amelia  Earhart dan navigator Frederick Noonan menghilang dengan pesawat  Lockheed yang mereka terbangkan. Mereka sedang mendekati pulau Howland  di Samudera Fasifik saat Penyelamat Pantai AS, Itasca, menerima pesan  bahwa mereka kehabisan bahan bakar. Tidak lama kemudian komunikasi  terputus dan Itasca tidak dapat menentukan di mana posisi Lockhead.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Segera setelah itu, Earhart dan Noonan mengirim pesan  bahwa bahan bakar mereka hanya tersisa untuk setengah jam, tidak bisa  melihat daratan dan setelah itu komunikasi mereka terputus. Mereka hanya  dapat mendarat di air, namun setelah bertahun-tahun pencarian, baik  penerbang maupun Lockheed tidak dapat ditemukan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam  kasus seperti ini, meskipun ada upaya besar dari berbagai badan  investigasi dengan menggunakan tekhnologi modern, kita masih gagal  mengungkap jawaban konkret, apa yang telah terjadi pada mereka secara  misterius. &lt;/div&gt;&lt;h3 align="justify"&gt;8. Segi Tiga Bermuda&lt;/h3&gt;&lt;div align="justify"&gt;Segitiga Bermuda - Wilayah Samudera Atlantik antara  Bermuda, Miami dan San Juan, Puerto Rica, di mana beberapa kapal dan  sejumlah pesawat menghilang secara misterius - hal ini merupakan misteri  besar di jaman modern pada planet kita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mereka  yang selamat menceritakan tentang kisah perpindahan waktu, kekacauan  instrumen navigasi, datangnya cahaya bola dari langit dan memburuknya  cuaca secara tiba-tiba serta munculnya dinding kabut. Hal ini  diceritakan oleh Frank Flyn pada 1956. Ia menggambarkan kabut itu  sebagai "massa tak dikenal" yang menguras tenaga mesin setelah kapal  mereka menembusnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bruce Gernon Jr. juga pernah  menghadapi kabut yang sama pada 1970. Kabut itu menyelimuti pesawatnya  dan bermutasi menjadi satu dengan yang lain. Selama bertahun-tahu para  ilmuwan bekerja keras untuk melenyapkan dugaan adanya misteri Segitiga  Bermuda dengan mengatakan 'bukan misteri'. Namun mereka yang selamat dan  secara langsung menghadapi peristiwa aneh itu, menyatakan dengan tegas  bahwa apa yang terjadi di atas laut dan langit Segitiga Bermuda di luar  pemahaman logis.&lt;/div&gt;&lt;h3 align="justify"&gt;9. Bigfoot &lt;/h3&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bigfoot merupakan salah satu makhluk paling legendaries  dalam studi Cryptozoology. &lt;b&gt;Bigfoot atau Saquatch seperti yang disebut di  Amerika Utara, juga dikenal dengan nama Yeti atau Abominable Snowman di  wilayah Nepal, Himalaya dan Tibet serta Yowei di Australia.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada 1951, pendaki gunung Eric Shipton telah  mengabadikan jejak raksasa di Himalaya. Foto yang mengejutkan dunia itu  telah mempopulerkan kisah tentang Bigfoot. Pada 1967, Roger Patterson  dan Robert Gimlin berhasil mengabadikan apa yang mereka klaim sebagai  Bigfoot. Rekaman mereka terkenal di seluruh dunia, yang kemudian banyak  orang mencoba membuktikan keaslian dan ketidak asliannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Antropolog Grover Krantz tekah menguji film  Patterson-Gimlin dan menyimpulkan bahwa itu merupakan rekaman asli dari  makhluk raksasa yang tidak dikenal tersebut. Karena kurangnya bukti  fisik Bigfoot, bagaimanapun juga, ilmu konvensional tidak menerima klaim  keberadannya. Namun mitosnya sebagai penampakan tetap dilaporkan di  seluruh dunia.&lt;/div&gt;&lt;h3 align="justify"&gt;10. The Hum&lt;/h3&gt;&lt;div align="justify"&gt;Fenomena  dengungan dengan frekwensi rendah dilaporkan telah terjadi di berbagai  tempat di seluruh dunia, terutama di Amerika Serikat, Inggris Raya dan  Eropa Utara. Suara yang tidak dapat didengar seluruh umat manusia itu  dikenal secara sederhana sebagai "Hum" atau dengan nama wilayah bunyi  itu dapat didengar, seperti Taos Hum (New Meksiko), Kokomo Hum  (Indiana), Bristol Hum (Inggris), Largs Hum (Kanada).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagi mereka yang dapat merasakan, suara tersebut  seringkali digambarkan sebagai gemuruh mesin diesel jarak jauh. Hal ini  telah mengakibatkan penderitaan bagi beberapa orang, dengan efek samping  yang merugikan fisik serta mengganggu kehidupan secara normal.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Badan-badan pemerintah di seluruh dunia telah  menyelidiki sumber Hum tersebut. Di Amerika Serikat, investigasi diawali  pada 1960-an. Pada 2003, Departemen Lingkungan Hidup dan Urasan Pangan  Pedesaan Inggris telah menerbitkan laporan yang menganalisa frekwensi  rendah-Hum dan dampaknya terhadap pengadu. Namun, hasil pasti  menunjukkan sumber Hum tidak tetap, dan hingga kini The Hum masih  menjadi misteri. (EpochTimes/sua)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lima ragkaian kata dari artikel di atas :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1&lt;b&gt;.&lt;/b&gt;karena metode ilmiah tidak dapat  diterapkan untuk mengukur atau meneliti fenomena tersebut. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kalimat di atas mengandung proposisi disjungsif. Dimana untuk mengukur sebagai predikat 1 atau meneliti fenomena sebagai predikat 2.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2.kita perhatikan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kalimat di atas mengandung proposisi bentuk tunggal. Dimana kita sebagai predikat dan perhatikan sebagai subjek. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3.Lima indera; pengelihatan, pendengaran, pengecap,  sentuhan dan penciuman&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kalimat di atas mengandung proposisi majemuk karena memiliki satu subjek yaitu lima indera dan lebih dari satu predikat yaitu penglihatan, pendengaran, pengecapa, sentuhan, dan penciuman.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4.Unidentified  Flying Object (UFO) adalah istilah yang diciptakan Angkatan Udara  AmerikaSerikat pada 1952.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalimat ini tidak termasuk kedalam proposisi karena hanya sebuah kalimat  biasa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;5.Bigfoot atau Saquatch seperti yang disebut di  Amerika Utara, juga dikenal dengan nama Yeti atau Abominable Snowman di  wilayah Nepal, Himalaya dan Tibet serta Yowei di Australia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalimat di atas mengandung proposisi disjungtif dimana bigfoot adalah predikat 1 atau saquatch adalah predikat 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://erabaru.net/iptek/55-iptek/12409-10-fenomena-yang-tidak-dapat-dijelaskan-secara-ilmiah- &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-6296169119533064755?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/6296169119533064755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=6296169119533064755' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/6296169119533064755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/6296169119533064755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2010/05/10-fenomena-yang-tidak-dapat-dijelaskan.html' title='Artikel tentang proposisi'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-4979899287886709751</id><published>2010-05-11T20:12:00.000+07:00</published><updated>2010-05-11T20:12:34.027+07:00</updated><title type='text'>Proposisi</title><content type='html'>Proposisi adalah suatu kalimat netral.&lt;br /&gt;Jenis proposisi dibagi berdasarkan beberapa kriteria, yaitu:&lt;br /&gt;1. Berdasarkan bentuk : proposisi tunggal dan proposisi majemuk&lt;br /&gt;2. Berdasarkan sifatnya : proposisi kategorial dan proposisi kondisional&lt;br /&gt;3. Berdasarkan kualitas : proposisi positif (afirmatif) dan proposisi negatif&lt;br /&gt;4. Berdasarkan kuantitas : proposisi umum (universal) dan proposisi khusus (partikular)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berdasarkan bentuk&lt;br /&gt;- Proposisi Tunggal adalah proposisi yang memiliki satu subyek dan satu predikat.&lt;br /&gt;Contoh :- Saya tersenyum.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Ayah masuk angin.&lt;br /&gt;- Proposisi Majemuk adalah proposisi yang memiliki satu subyek dan lebih dari satu predikat.&lt;br /&gt;Contoh :- Ibu mencuci baju dan memasak di dapur.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Obama pernah sekolah dan tinggal di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berdasarkan sifatnya&lt;br /&gt;- Proposisi Kategorial adalah proposisi yang dimana hubungan subyek dan predikatnya tidak memerlukan syarat apapun.&lt;br /&gt;Contoh :- Semua makhluk mamalia melahirkan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Setiap mobil mempunyai roda.&lt;br /&gt;- Proposisi Kondisional adalah proposisi yang dimana hubungan subyek dan predikatnya membutuhkan persyaratan tertentu.&lt;br /&gt;Contoh :- Jika saya sakit, saya akan pergi ke dokter.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Jika saya butuh obat, saya akan ke apotik.&lt;br /&gt;Proposisi kondisional dibagi lagi menjadi dua :&lt;br /&gt;• Hipotesis&lt;br /&gt;• Disjungtif adalah proposisi yang memiliki dua predikat yang merupakan alternative.&lt;br /&gt;Contoh :- Siti janda atau gadis.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Habibi mahasiswa atau tukang ojek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berdasarkan kualitas&lt;br /&gt;- Proposisi Positif (Afirmatif) adalah proposisi dimana predikat membenarkan subyek.&lt;br /&gt;Contoh :- Semua dokter adalah orang pintar.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Semua manusia pasti mati.&lt;br /&gt;- Proposisi Negatif adalah proposisi dimana predikat tidak mendukung subyek.&lt;br /&gt;Contoh :- Tidak satupun tumbuhan memiliki kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berdasarkan kuantitas&lt;br /&gt;- Proposisi Umum (Universal) adalah proposisi dimana predikat mendukung atau mengingkari semua subyek.&lt;br /&gt;Contoh :- Semua manusia orang memiliki orang tua.&lt;br /&gt;- Proposisi Khusus (Partikular) adalah proposisi dimana pernyataan khusus mengiyakan yang sebagian subjek merupakan bagian dari predikat.&lt;br /&gt;Contoh :- Sebagian rakyat Indonesia adalah keturunan asing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-4979899287886709751?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/4979899287886709751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=4979899287886709751' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/4979899287886709751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/4979899287886709751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2010/05/proposisi.html' title='Proposisi'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-7196664767859437752</id><published>2010-04-04T21:39:00.002+07:00</published><updated>2010-04-04T21:39:59.322+07:00</updated><title type='text'>Contoh Paragraf Deduktif,Induktif dan Deduktif</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Paragraf  deduktif&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Paragraf  dengan kalimat utama di awal, kemudian diikuti oleh kalimat penjelas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Contoh  :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;Beberapa  tips belajar menjelang Ujian Akhir Nasional. Jangan pernah belajar  “dadakan”. Artinya belajar sehari sebelum ujian. Belajarlah muai dari  sekarang. Belajar akan efektif kalau belajar kumpulan soal. Hal ini  dapat dilakukan dengan cara menjawab soal-soal di buku kumpulan soal.  Mencocokannya, lalu menilainya. Barulah materi yang tidak dikuasai  dicari di buku.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Paragraf  induktif:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Kalimat  utama terletak di akhir paragraf setelah kalimat-kalimat penjelas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Contoh  :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span id="more-15"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;Jangan  pernah belajar “dadakan”. Artinya belajar sehari sebelum ujian.  Belajarlah muai dari sekarang. Belajar akan efektif kalau belajar  kumpulan soal. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menjawab soal-soal di  buku kumpulan soal. Mencocokannya, lalu menilainya. Barulah materi yang  tidak dikuasai dicari di buku. Itulah beberapa tips belajar menjelang  Ujian Akhir Nasional&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Paragraf  Deduktif-Induktif&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Kalimat  Utamanya terdapat pada awal paragraph, dan ai akhir juga ada loh….&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Contoh  :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;Beberapa  tips belajar menjelang Ujian Akhir Nasional (UAN). Jangan pernah  belajar “dadakan”. Artinya belajar sehari sebelum ujian. Belajarlah muai  dari sekarang. Belajar akan efektif kalau belajar kumpulan soal. Hal  ini dapat dilakukan dengan cara menjawab soal-soal di buku kumpulan  soal. Mencocokannya, lalu menilainya. Barulah materi yang tidak dikuasai  dicari di buku. Oleh karena itu, maka sebaiknya para guru  memberitahukan tips belajar menjelang UAN.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-7196664767859437752?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/7196664767859437752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=7196664767859437752' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/7196664767859437752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/7196664767859437752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2010/04/contoh-paragraf-deduktifinduktif-dan.html' title='Contoh Paragraf Deduktif,Induktif dan Deduktif'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-5969563373555469613</id><published>2010-04-04T20:49:00.000+07:00</published><updated>2010-04-04T20:49:55.584+07:00</updated><title type='text'>Pantun Melayu</title><content type='html'>Berapa ramaikah masyarakat Melayu tahu mengenai Pantun? Rata-rata masyarakat Melayu mengetahui bahawa Pantun adalah salah satu puisi lama Melayu dan Pantun juga selalu digunakan dalam majlis-majlis keramaian termasuk perkahwinan semasa proses meminang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sejauh manakah masyarakat Melayu tahu berpantun? Boleh berfikir dan berpantun secara spontan? Berapa ramaikah yang tahu garis panduan membentuk sebuah Pantun yang baik? Penulis percaya ramai yang masih sayangkan Pantun Melayu dan masih ramai lagi generasi kita tahu berpantun. Tetapi penulis percaya untuk melahirkan sebuah Pantun yang baik, masih ramai lagi yang kurang arif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis pernah mengupas Pantun Melayu dengan panjang lebar dalam sebuah artikel sebelum ini. Secara kesimpulannya, untuk membuat sebuah Pantun yang baik, syarat-syarat di bawah harus dipatuhi.&lt;br /&gt;1. Jenis Pantun: 2, 4, 6, 8, 10, 12 kerat dan Pantun berkait.&lt;br /&gt;2. Rima: rima akhir baris pertama sama dengan rima akhir baris ke-3, manakala rima akhir baris ke-2 sama dengan rima akhir baris ke-4.&lt;br /&gt;3. Mempunyai pembayang maksud dan maksud: 2 baris pertama dinamakan pembayang maksud, manakala 2 baris terakhir dinamakan maksud.&lt;br /&gt;4. Empat baris serangkap. Setiap baris, 3 hingga 4 patah perkataan, mengandungi 8 hingga 12 suku kata.&lt;br /&gt;Contoh Pantun 4 kerat&lt;br /&gt;Yang kurik itu kendi (Pembayang maksud 1)&lt;br /&gt;Yang merak itu saga (Pembayang maksud 2)&lt;br /&gt;Yang baik itu budi (Maksud 1)&lt;br /&gt;Yang indah itu bahasa (Maksud 2)&lt;br /&gt;Penjelasan&lt;br /&gt;1. Pembaca boleh memikirkan Maksud atau Pembayang Maksud sebelum menghasilkan sebuah Pantun. Contohnya,&lt;br /&gt;Yang baik itu budi (Maksud 1- 4 patah perkataan dan 7 suku kata)&lt;br /&gt;Yang indah itu bahasa (Maksud 2 – 4 patah perkataan dan 8 suku kata)&lt;br /&gt;Kemudian, barulah pembaca memikirkan pula Pembayang Maksud. Harus diingat untuk menghasilkan pembayang maksud harus menjurus kepada beberapa petua. Pembaca harus kreatif dan berfikiran terbuka. Harus banyak membaca dan kaya dengan kosa kata… barulah boleh berfikir secara kreatif dan spontan. Bab ini, kadang-kadang penulis juga buntu memikirkan perkataan yang sesuai dan mempunyai hubung kait antara satu sama lain serta mempunyai maksud yang ingin di sampaikan. Antara petua yang digunakan ialah perkataan harus menjurus kepada alam dan benda di sekeliling kita. Contoh pantun seperti,&lt;br /&gt;Pisang Emas dibawa belayar (Pisang Emas: makanan/benda)&lt;br /&gt;Masak sebiji di atas peti (Tempoh yang lama sehingga pisang masak)&lt;br /&gt;2. Boleh juga mengilhamkan pembayang maksud dahulu sebelum maksud. Contohnya dalam pantun 2 kerat,&lt;br /&gt;Gendang gendut tali kecapi (Pembayang Maksud – 4 patah perkataan dan 9 suku kata)&lt;br /&gt;Kenyang perut suka hati (Maksud – 4 patah perkataan dan 8 suku kata)&lt;br /&gt;3. Setiap baris harus tidak lari dari 4 patah perkataan dan 8 hingga 12 suku kata, seperti contoh di atas.&lt;br /&gt;Bagaimana pula dengan pantun 2 kerat ini…. “Siakap senohong gelama ikan duri, bercakap bohong lama-lama mencuri”..&lt;br /&gt;Pantun di atas mempunyai 5 patah perkataan dan 13 suku kata pada pembayang maksudnya. Pantun ini lari dari syarat pantun dan boleh dianggap sumbang.&lt;br /&gt;Secara kesimpulannya, menghasilkan sebuah Pantun yang baik memerlukan daya fikiran kreatif dan kaya dengan perbendaharaan kata. Barulah Pantun yang dihasilkan sedap didengar dan bermutu. Seandainya kita boleh bercakap dalam bahasa Pantun setiap hari, alangkahkah indahnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-5969563373555469613?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/5969563373555469613/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=5969563373555469613' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/5969563373555469613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/5969563373555469613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2010/04/pantun-melayu.html' title='Pantun Melayu'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-4128889104655297217</id><published>2010-04-04T20:39:00.000+07:00</published><updated>2010-04-04T20:39:56.038+07:00</updated><title type='text'>Apa Itu Peribahasa??</title><content type='html'>Dalam sebuah sinetron yang ditayangkan stasiun teve swasta (8/12/05), terdapat adegan di mana tokoh utamanya (seorang direktur perusahaan) sedang bertengkar dengan isterinya, karena ia ingin membantu usaha adiknya yang hampir bangkrut. Hal itu dimaksudkan sebagai balas jasa, karena dulu dirinya juga pernah dibantu ketika perusahaannya sedang mengalami masalah. Untuk memperkuat argumentasinya, ia mengutip peribahasa “berat sama dipikul, ringan sama dijinjing”. Sang isteri yang tetap tak menyetujui rencana itu tiba-tiba menyergah dengan sengit. “Kuna, ah! Ngapain pake peribahasa segala?” Pernyataan istri si pengusaha yang berasal dari keluarga kaya dan dibesarkan pada budaya metropolis itu sungguh mengejutkan. Benarkah untuk kalangan mereka peribahasa (kata-kata mutiara) sudah terbilang kuna? Ketinggalan zaman, dan tak relevan lagi dijadikan pedoman moral, maupun sikap perilaku di masa kini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Ensiklopedi Sastra Indonesia (ESI) terdapat salah satu entri yang menjelaskan pengertian tentang peribahasa (hal. 614). Yaitu, 1) ungkapan ringkas padat berisi kebenaran yang wajar, prinsip hidup, atau aturan tingkah laku, 2) ungkapan pendek yang mengandung aturan tingkah laku sebagai prinsip hidup. Contoh: a) malu bertanya sesat di jalan; b) bermain air basah, bermain api terbakar. Mengapa peribahasa dimasukkan ke dalam ESI, tentulah karena pakar bahasa dan sastra lebih menilai dari wujud fisiknya, sebagai kreasi seni kebahasaan yang mengandung arti kiasan, di dalamnya termasuk kata atau frasa, perumpamaan, tamsil atau ibarat, pepatah dan petitih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dari sisi antropologis, ditinjau dari isinya (pesan/makna) peribahasa juga merupakan salah satu wujud hasil karya budaya manusia (para cerdik pandai, empu, pujangga, wali, raja, datu) yang berakar pada agama, dan kepercayaan mereka yang memuat ide atau gagasan, norma, serta dipujikan untuk pedoman moral dan pola perilaku komunitasnya. Maka, tak mengherankan jika para antropolog sering mengangkat fenomena peribahasa dalam kajiannya. Untuk sekadar contoh, dalam buku Manusia dan Kebudayaan di Indonesia (editor Koentjaraningrat) disisipkan sejumlah peribahasa daerah Nusantara. Seperti: “Si tou timou tumou tou” (Minahasa) yang artinya: seorang manusia menjadi manusia dalam peranannya menghidupkan manusia lain. “Lamun nyiar jodo kudu kanu sawaja sabeusi” (Sunda), artinya: mencari jodoh harus yang sesuai dan cocok dalam segala hal. “Siri’ emmi rionrowang ri-lino” (Bugis), artinya: hanya untuk siri’ (martabat/identitas sosial) itu sajalah kita tinggal di dunia. “Nrima ing pandum” (Jawa), artinya: menerima dengan ikhlas (pasrah) seberapa pun perolehan (pembagian) rezeki yang didapatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun jarang diangkat ke dalam wacana nasional, setiap suku bangsa sesungguhnya memiliki banyak peribahasa yang langsung maupun tak langsung menjadi pedoman hidup keseharian di samping agama dan kepercayaan mereka. Oleh karena itu contoh peribahasa di atas tak bisa dibilang “kuna”, dan tetap relevan untuk diaplikasikan atau diimplementasikan ke alam budaya kekinian. Antara lain, karena pesan yang disampaikan memiliki nilai universal yang tak terbatas oleh ruang dan waktu. Artinya, nilai-nilai tersebut dapat dengan mudah diterima secara nalar oleh masyarakat di luar suku bangsa tadi, serta dengan gamblang memberikan semacam ancer-ancer dalam membangun sikap perilaku serta pemahaman terhadap berbagai substansi permasalahan kemanusiaan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks kekinian, misalnya mengenai kritik, peribahasa Riau sudah mengatakan: “Dongekan uang memboi pendapat, lidah uang jangan dikoat” (dengarkan orang beri pendapat, lidah orang jangan dikerat). Sebab, pada hakikatnya kritik sangat diperlukan, dan alangkah baiknya siapa pun mau menerima teguran (kritik) sebelum terlambat. Seperti diingatkan pepatah dari Bolaang Mongondoow: “Manikabi-kabi lumbe-lumbean tompot kon kudu panangkitan tonga, dika lumbe-lumbean kon kudu in dagat” (lebih baik diayun-ayunkan angin dipuncak pohon tinggi, tetapi jangan di lautan). Sedangkan bagaimana membuat dan menyampaikan kritik, pepatah lain dari Bolaang Mongondoow juga memberikan petunjuk: “No sinsil kon taigan” (melakukan potong serong pada kayu taigan tetapi tidak sampai putus). Kayu taigan adalah kayu yang batangnya lunak sehingga mudah dipotong. Maksudnya, membuat kritik harus menggunakan kata, cara, dan waktu yang tepat supaya berhasil dan yang dikritik tidak sakit hati (tersinggung) serta mengakibatkan putusnya hubungan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai bahaya “pornografi dan pornoaksi” yang (konon) mendorong banyak orang berbuat amoral, peribahasa Riau sudah mengingatkan:“Di dalam mato banyak yang jaat, di dalam seleo banyak yang cacat” (di dalam mata banyak yang jahat, di dalam selera banyak yang cacat). Di mana akibatnya pun sudah diisyaratkan: “Kono asik lupo kan asal, kono mabuk lupo kan dii” (karena asyik lupa akan asal, karena mabuk lupa akan diri). Sementara munculnya berbagai kasus pemerkosaan dan pelecehan terhadap wanita, semua fihak perlu merenungkan peribahasa Batak ini: “Sala ma uli sala ma denggan songon sanggar di robean” (seperti pimping tumbuh di lereng bukit, salah karena kecantikannya). Maksudnya, kecantikan perempuan kerap kali memang mengakibatkan permasalahan atau malapetaka bagi dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu mudahnya hal-hal buruk (seperti KKN, narkoba, malima) menular dalam masyarakat, peribahasa Jawa sudah menjelaskan: “Kebo gupak ajak-ajak” (kerbau penuh lumpur selesai untuk membajak ke mana pun pergi akan membuat kotor yang bersinggungan dengannya). Di Bali ada peribahasa: “Bajune putih yen barengang manting teken ane barak, amahina” (baju putih jika dicuci bersama yang merah, dilunturi). Proses keterpengaruh tersebut memang tidak serta-merta, namun pasti. Pertama, manusia tak pernah puas dengan apa yang diperolehnya. Sebagaimana peribahasa Riau: “Belobei tak ponah cukup, betambao tak ponah konyang” (berlebih tak pernah cukup, bertambah tak pernah kenyang). Kedua, akibat interaksi yang terus-menerus, seperti pepatah Sunda: “Cikaracak ninggang batu laun-laun jadi legok” (tetes air yang terus-menerus ke batu, lambat laun akan membuat cekukan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang semangat kemandirian hidup maupun berusaha, peribahasa Madura telah menegaskan: “Bali’ daddiya cethagga olar kandhilis etembang daddi bunto’na olar biaso” (lebih baik jadi kepala ular kecil daripada buntut ular besar). Di Bugis terdapat: “Pura babbara’ sompekku, pura tangkisi’ golikku, ulebbirenni tellenngé nato’walié (layarku sudah terkembang, kemudiku sudah terpasang, lebih baik tenggelam daripada kembali). Di Banjar ada: “Haram manyarah waja sampai ka puting” (haram menyerah sebagaimana baja dari pangkal sampai ke ujung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada aspek hukum, misalnya mengenai diberlakukan-nya hukuman mati di Indonesia, orang Talaud jelas-jelas tak menyetujui lewat peribahasa mereka “Manga hati natawe iyawulu” (hanya muka yang tidak bisa diubah). Menurut mereka, hati dan jiwa manusia bisa diubah, dididik, diperbaiki. Maka, sangatlah tidak manusiawi jika tak memberi kesempatan terhukum memperbaiki kesalahan-nya. Di Batak terdapat: “Ganjang abor ndang jadi surohan, jempek abor ndang jadi langkaan” (walaupun tinggi larangan orang tak boleh merangkak melewatinya, walaupun rendah orang tak boleh melangkahinya). Maksudnya, sebuah teks larangan (norma) harus dipatuhi bukan karena wujud fisik maupun cara meyampaikannya, melainkan karena makna pesan yang dikandungnya. Menurut adat Mandar hukuman harus dilakukan sesuai peribahasa: “Moaq diang poghereang, gereq-i di barona, daleqbaq tia mughereq ditondonna” (kalau ada yang harus disembelih, sembelihlah pada lehernya, jangan sembelih di punggungnya). Maksudnya, menghukum haruslah sesuai undang-undang, jangan menghukum secara tidak adil ataupun menyiksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan hujat-menghujat pemimpin di masa lalu agaknya memang sudah menjadi kebiasaan sejak dulu. Oleh karena itu para cerdik pandai di Batak jauh-jauh hari mengingatkan: “Niarit tarugi pora-pora, molo tinean uli, teanon ma dohot gora” (kalau kita mewarisi yang baik dari peninggalan seseorang, maka kita harus juga mau mewarisi yang buruk). Di Bali juga terdapat peribahasa yang mirip, yaitu: “Sang nami taler kapatunggingin utang sang matamiang” (yang mewarisi juga dibebani hutang yang mewariskan). Untuk apa hujat-menghujat terus dilakukan? Adakah kita merasa lebih baik, lebih bersih dari yang kita hujat? Rasanya mustahil, seperti dinyatakan peribahasa Lampung: “Sakecah-kecahni hapul di kadam, pagun wat hanatni” (sebersih-bersihnya kapur di penginangan, masih ada bekasnya juga). Mungkin, jawabannya adalah seperti disampaikan peribahasa Toraja ini: “Inde barana’ siulang, sendana sikande’; manarang umpiak bannang, umpa’ tallu baluak” (hubungan orang pintar dan bangsawan dapat menyelesaikan dan membuat hal yang sulit). Maksudnya, kepandaian dan kekuasaan apabila bersatu dengan baik akan membuat masyarakat tenteram karena berbagai permasalahan mudah diatasi, namun jika para cerdik pandai dan penguasa (pemimpin) beda pendapat (berseteru) akan mengakibatkan kekacauan dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa belakangan di Indonesia semakin banyak terjadi perlawananan (kekerasan) dari kaum yang tertindas dalam menuntut haknya, tentulah karena jalan musyawarah semakin menyempit sehingga mereka memilih sikap seperti peribahasa Jawa: “Rawe-rawe rantas, malang-malang putung” (semua yang merintangi diberantas, yang menghalangi ditebas). Orang Madura pun punya: “Atembang poté mata ango’ potéya tolang” (daripada putih mata lebih baik putih tulang). Begitu juga orang Bali memiliki: “Limané anéh ngisiang tampul, ané anéhé ngisi pedang” (tangannya satu berpegang pada tiang/pedoman, yang satu lagi memegang pedang). Di Aceh terdapat: “Udep saree, matee sahid” (hidup penuh kehormatan, mati membela kebenaran Islam). Di Dayak Ngaju ada: “Musuh ela inggau, hasundan dia hadari” (musuh jangan dicari, bersua jangan dielakkan). Adat Batak menyatakan pula dengan tegas: “Monang mangalo musuh, talu mangalo dongan” (kepada musuh kita harus menang, kepada teman kita harus kalah). Di Riau ada: “Mencai musou kito nan tidak, kalau datang ditampung jugo” (mencari musuh bukanlah kita, kalau datang ditampung juga).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, seluruh etnis yang bermukin di Indonesia pada dasarnya sangat mendambakan kehidupan yang cinta damai, aman tenteram, rukun, penuh tenggang rasa dan saling menghargai satu sama lain. Cita-cita seperti tampak juga dalam peribahasa adat mereka. Seperti di Banjar memiliki: “Salapik sakaguringan, sabantal sakalang gulu” (satu tikar tempat tidur, satu bantal penyangga leher). Di Batak terdapat: “Holong manjalak holong, holong manjalak domu” (kasih sayang mencari kasih sayang, kasih sayang menciptakan persatuan). Di Bugis ada:“Akkai padammurupa natanréréko” (angkatlah sesamamu supaya engkau ditunjang). Di Dayak Ngaju terdapat: “Mantangan uras manaharep ambun, mahingkep uras kuman pasir” (telentang sama menadah embun, telungkup semua makan pasir). Di Jawa tertulis: “Rukun agawe santosa, crah agawe bubrah” (rukun damai membuat sentausa, bertengkar membuat rusak atau kehancuran). Di Lampung terdapat: “Dang sebik ki tepik, dang beji jama si mena” (jangan risau karena tertinggal, jangan benci pada yang mendahului). Di Mandar ada peribahasa: “Atutui mappasung pau lao di tau” (hati-hati bila bertutur pada sesama manusia). Di Minahasa juga terdapat: “Esa ate umawangun banua” (satu hati akan memperindah desa / kampung). Di Sasak terdapat: “Sebumbung getih sagenggem isi senyari tolang” (berada dalam satu tabung, umpama daging jadi segenggam, upama tulang ukuran sejari). Maksudnya, menjadi rakyat hendaklah mau dan mampu menyesuaikan diri pada masyarakat lingkungan dan taat pada pemimpinnya. Di Sunda ada: “Kudu ngukur kana jujur, nimbang kana awak” ( mengukur dengan jujur, menimbang sesuai badan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan mengapa di Tanah Air kita sering terjadi semacam chaos yang berkepanjangan, mungkin peribahasa Bugis dapat dijadikan renungan: “Iya nanigesara’ ada’ ‘biyasana buttaya tammattikana balloka, tanaikatonganngamo jukuka, annyalatongi aséya” (jika dirusak adat kebiasaan negeri maka tuak berhenti menitik, ikan menghilang pula, dan padi pun tidak menjadi). Jikalau adat dilanggar berarti melanggar kehidupan manusia, yang akibatnya bukan hanya dirasakan oleh yang bersangkutan, tetapi juga oleh segenap anggota masyarakat, binatang, tumbuh-tumbuhan dan alam semesta. Padahal, seperti halnya adat lain sudah mengingatkan, dalam adat Sunda pun tertulis: “Mun kiruh ti girang komo ka hilirna” (jika sudah keruh sejak hulu, di hilir akan lebih keruh lagi). Maknanya, jika pemimpinnya tidak baik, rakyat yang dipimpin akan lebih tidak baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, sikap sementara masyarakat modern yang cenderung menyepelekan peribahasa yang tumbuh dan berakar pada adat bumi pertiwi, benar-benar sebuah “penyakit” yang diam-diam akan semakin merusak budhi-pekerti bangsa. Karena adat bukanlah penghalang kemajuan, seperti peribahasa Minang: “Adat nan tak lakang dek paneh, nan tak lapuak dek hujan” (adat tak lekang karena panas, tak lapuk karena hujan). Sebab, adat tak terpengaruh alam kebendaan (materi) dan dapat berintegrasi atau berasimilasi dengan budaya lain (nasional) demi kebaikan bersama. Sedangkan peribahasa Minang yang lain mengatakan: “Adat jo syarak kok bacarai, tampek bagantuang nan lah sakah, bakeh bapijak nan lah taban” (adat dan syarak kalau berpisah, tempat bergantung sudah patah, tempat berdiri sudah runtuh). Di Aceh juga terdapat: “Matee aneuk meupat jrat, matee adat pat tamita” (jika anak meninggal ada kuburannya, hilang adat tak ada gantinya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekadar contoh di atas mungkin cukup untuk membisikkan, bahwa dalam pundi-pundi bangsa ini tersimpan ribuan nilai yang lumayan menakjubkan. Dan nenek-moyang kita telah mewariskannya serta-merta, tanpa minta honor atau royalti dari kita. Mereka pun membuat peribahasa itu dengan hati, dengan tulus, ikhlas dan jujur. Nah, luar biasa jika kita malah mengejek atupun membuangnya dengan semena-mena!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-4128889104655297217?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/4128889104655297217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=4128889104655297217' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/4128889104655297217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/4128889104655297217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2010/04/apa-itu-peribahasa.html' title='Apa Itu Peribahasa??'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-5053601107471766741</id><published>2010-03-02T22:19:00.000+07:00</published><updated>2010-03-02T22:19:56.157+07:00</updated><title type='text'>Jaringan Peer to Peer</title><content type='html'>    &lt;div class="entry"&gt;&lt;style&gt;.fullpost{display:inline;}&lt;/style&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_lsb3XpFFQZ0/Sip7TnipFJI/AAAAAAAAAR0/_fw7nF5ywEs/s1600-h/untitled12234.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344219484790527122" src="http://4.bp.blogspot.com/_lsb3XpFFQZ0/Sip7TnipFJI/AAAAAAAAAR0/_fw7nF5ywEs/s320/untitled12234.JPG" style="cursor: pointer; float: left; height: 77px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 217px;" /&gt;&lt;/a&gt;Jaringan Peer to Peer adalah jaringan komputer dimana setiap komputer atau laptop dapat menjadi server dan bisa juga menjadi client (user).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Cara Mengkoneksikan Jaringan Peer to Peer&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Menampilkan Icon Local Area Connection&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Icon Local Area Network perlu Anda munculkan pada masing-masing komputer untuk memudahkan Anda Mendeteksikan hubungan yang terjadi dengan cara :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Klik dua kali icon Local Area Network di pojok kanan bawah monitor Anda atau pilih Star Menu kemudian pilih Connect To dan pilih Show All Connection .&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_lsb3XpFFQZ0/Sip79IXp-7I/AAAAAAAAAR8/esrxOdiNYNk/s1600-h/LAC.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344220197977455538" src="http://2.bp.blogspot.com/_lsb3XpFFQZ0/Sip79IXp-7I/AAAAAAAAAR8/esrxOdiNYNk/s320/LAC.JPG" style="display: block; height: 104px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;b. Akan muncul jendela Network Connection.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_lsb3XpFFQZ0/Sip8V6QVsXI/AAAAAAAAASE/uqo91Yy4TWs/s1600-h/untitled1.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344220623685398898" src="http://1.bp.blogspot.com/_lsb3XpFFQZ0/Sip8V6QVsXI/AAAAAAAAASE/uqo91Yy4TWs/s320/untitled1.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 250px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;c. Klik kanan icon Local Area Network lalu pilih Properties.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Selanjutnya akan ditampilkan kotal dialog Local Area Connection Properties seperti&amp;nbsp; yang terlihat pada gambar di bawah, kemudian pilih General dan beri tanda conteng bagian Show icon notification area when conneccted dengan cara mengklik-nya agar bila terhubung&amp;nbsp; antar komputer icon Local Area Connection akan munculkan.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_lsb3XpFFQZ0/Sip8s-YtonI/AAAAAAAAASM/-KKO4ghJ_ss/s1600-h/bbbb.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344221019931255410" src="http://1.bp.blogspot.com/_lsb3XpFFQZ0/Sip8s-YtonI/AAAAAAAAASM/-KKO4ghJ_ss/s320/bbbb.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 256px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;e. Klik tombol Ok untuk Mengakhiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Memberi Alamat Pada Masing-Masing Komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komputer yang berhubungan ke jaringan harus di beri alamat atau ebih di kenal dengan IP Address) agar di kenali oleh komputer anggota jaringan. Berikut adalah langkah-langkah untuk memberi IP Address pada komputer yang menggunakan OS Windows XP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Buka Jendela Local Area Connection, Pilih Properties.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Kemudian pilih General, selanjutnya pada bagian This Connections user the following items klik pilihan Internet Protocol (TCP/IP). Ingat klik tulisannya bukan pada kotak check-nya, setelah itu klik tombol Properties. Lihat pada gambar di bawah ini sebagai ilustrasinya.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_lsb3XpFFQZ0/Sip89c9SnmI/AAAAAAAAASU/bEb-YgAdmXQ/s1600-h/bbbb.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344221303015644770" src="http://4.bp.blogspot.com/_lsb3XpFFQZ0/Sip89c9SnmI/AAAAAAAAASU/bEb-YgAdmXQ/s320/bbbb.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 256px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;c&lt;/span&gt;. Akan muncul jendela Internet Protocol (TCP/IP) Properties. Klik lingkaran pilihan Use the following IP Address setelah itu pada bagian IP Address isi dengan 192.168.1.1 dan pada bagian Subnet mask isi dengan 255.255.255.0 (biasanya muncul secara otomatis). Untuk isian yang lain kosongkan saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Klik tombol Ok untuk menutup jendela Internet Protocol (TCP/IP) lalu klik tombol Close untuk menutup jendela Local Area Connection Properties.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menyelesaikan tahap ini, berikan IP Address untuk komputer satunya, tetapi ganti angka paling belakang dengan angka 2, sehingga Anda akan memiliki dua nomor IP Addres yaitu 192.168.1.1 untuk komputer 1 dan 192.168.1.2 untuk komputer 2 Anda. Untuk Subnet mask-nya sama-sama menggunakan 255.255.255.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_lsb3XpFFQZ0/Sip9rRTCHeI/AAAAAAAAASc/9fDAy-FDlig/s1600-h/untitled1234.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344222090159594978" src="http://4.bp.blogspot.com/_lsb3XpFFQZ0/Sip9rRTCHeI/AAAAAAAAASc/9fDAy-FDlig/s320/untitled1234.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 150px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;3. Menghubungkan Komputer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut nya saat menghubungkan 2 komputer dengan metode peer to peer. Langkah-Langkahnya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Masukkan ujung kabel yang satu ke lubang konektor RJ-45 pada LAN Card komputer 1 dan ujung lainnya ke LAN Card di komputer 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Selanjutnya perhatikan pojok kanan bawah kedua monitor komputer Anda, pada icon Local Area Connection akan di perlihatkan proses pencarian keberadaan komputer lain dengan cara mengenali IP Address masing-masing komputer. Jika berhasil maka tanda silang pada icon Local Area Connection akan hilang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selamat Anda telah berhasil membuat koneksi antar dua komputer.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Sumber : - http://laksamana-embun.blogspot.com/2009/03/jaringan-peer-to-peer.html&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-5053601107471766741?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/5053601107471766741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=5053601107471766741' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/5053601107471766741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/5053601107471766741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2010/03/jaringan-peer-to-peer.html' title='Jaringan Peer to Peer'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_lsb3XpFFQZ0/Sip7TnipFJI/AAAAAAAAAR0/_fw7nF5ywEs/s72-c/untitled12234.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-4170720731957521452</id><published>2010-02-16T21:17:00.000+07:00</published><updated>2010-02-16T21:17:19.109+07:00</updated><title type='text'>SISTEM OPERASI JARINGAN</title><content type='html'>Sesuai fungsi komputer pada sebuah jaringan, maka tipe jaringan komputer dibedakan menjadi dua tipe:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Jaringan peer to peer&lt;br /&gt;2.Jaringan clien/server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jaringan peer to peer&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-  Setiap komputer yang terhubung pada jaringan dapat berkomunikasi dengan   &lt;br /&gt;   komputer-  &lt;br /&gt;    komputer lain secara langsung tanpa melalui komputer perantara. &lt;br /&gt;-  Pada jaringan ini sumber daya terbagi pada seluruh komputer yang terhubung &lt;br /&gt;   dalam  &lt;br /&gt;   jaringan tersebut, baik sumber daya yang berupa perangkat keras maupun perangkat &lt;br /&gt;   lunak dan datanya&lt;br /&gt;- Komputer yang terhubung dalam jaringan peer to peer pada prinsipnya mampu untuk&lt;br /&gt;   bekerja sendiri sebagai sebuah komputer stand alone&lt;br /&gt;- Tipe jaringan seperti ini sesuai untuk membangun sebuah workgroup dimana  masing-&lt;br /&gt;   masing penguna komputer bisa saling berbagi pakai penggunaan perangkat keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jaringan clien server&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-  Terdapat sebuah komputer berfungsi sebagai server sedangkan komputer yang lain &lt;br /&gt;    berfungsi sebagai client&lt;br /&gt;-  komputer server berfungsi dan bertugas melayani seluruh komputer yang&lt;br /&gt;   terdapat       &lt;br /&gt;   dalam jaringan tersebut.&lt;br /&gt;-  Sedangkan komputer client (workstation) sesuai dengan namanya menerima lanyanan  &lt;br /&gt;   dari komputer server &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membangun suatu jaringan client-server diperlukan beberapa bagian:&lt;br /&gt;- Suatu komputer sebagai pusat data yang disebut sebagai file-server&lt;br /&gt;- Komputer sebagai tempat kerja yang disebut sebagai workstation&lt;br /&gt;- Peralatan jaringan seperti network interface card, hub dan lainnya&lt;br /&gt;- Media penghubung antarkomputer&lt;br /&gt;- System operasi jaringan seperti Windows 2000 server, windows NT server, NetWare, &lt;br /&gt;  unix, dan lainnya&lt;br /&gt;- System operasi untuk workstation seperti DOS, Windows 3.1x, windows 9x, windows &lt;br /&gt;   NT workstation, OS2, dan lainnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sistem operasi jaringan menyediakan fungsi khusus untuk :&lt;br /&gt;- menghubungkan sejumlah komputer dan perangkat lainnya ke sebuah jaringan&lt;br /&gt;- mengelola sumber daya jaringan&lt;br /&gt;- menyediakan layanan &lt;br /&gt;- menyediakan keamanan jaringan bagi multiple users&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem operasi oleh jaringan client/server yang umum digunakan: &lt;br /&gt;- Windows NT Server family (Windows Server 2000 dan 2003), Novell NetWare,  &lt;br /&gt;   dan Unix/Linux&lt;br /&gt;- Windows 98, Windows 2000 professional, Windows XP professional, dan Windows &lt;br /&gt;   NT Workstation tidak digunakan oleh server, tetapi dapat digunakan untuk  &lt;br /&gt;   menyediakan sumber daya untuk jaringan, seperti dapat mengakses file dan printer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: - elearning.if.its.ac.id/file.php/57/pertemuan_06.ppt&lt;br /&gt; - hantoro.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/.../Sistem+Operasi+Jaringan.ppt&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-4170720731957521452?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/4170720731957521452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=4170720731957521452' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/4170720731957521452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/4170720731957521452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2010/02/sistem-operasi-jaringan.html' title='SISTEM OPERASI JARINGAN'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-272007338839848556</id><published>2009-12-23T05:56:00.000+07:00</published><updated>2009-12-23T05:56:52.687+07:00</updated><title type='text'>Outline</title><content type='html'>1.&lt;b&gt; Pengertian Outline ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;Outline adalah kerangka karangan yang merupakan rencana penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan yang akan digarap, dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur, dan teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;b&gt;Manfaat dari Outline ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;a. Untuk menjamin penulisan bersifat konseptual, menyeluruh, dan terarah.&lt;br /&gt;b. Untuk menyusun karangan secara teratur.&lt;br /&gt;c. Memudahkan penulis menciptakan klimaks yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;d. Menghindari penggarapan topik dua kali atau lebih.&lt;br /&gt;e. Memudahkan penulis mencari materi pembantu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;b&gt;Langkah-langkah menyusun Outline ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;- Cantumkan sub–sub bagian.&lt;br /&gt;- Mulailah dengan pembagian secara garis besar dahulu dengan menyeluruh.&lt;br /&gt;- Setelah itu uraikan setiap butir kedalam sub-sub bagian.&lt;br /&gt;- Pergunakanlah tanda yang berbeda untuk memperlihatkan tingkat (hierarki) butir- butir dalam kerangka.&lt;br /&gt;- Jagalah agar hubungan antara bagian dengan sub bagiannya selalu konsistan dan jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;b&gt;Macam-macam Outline ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;- Outline dengan pola ilustratif : arah pembicaraan menurut pola ini adalah dari umum kepada yang khusus.&lt;br /&gt;- Outline dengan pola analitis : arah pola pembicaraan ini berkembang dengan sifat topik yang memiliki banyak unit dalam satu kesatuan dengan urutan metode klasifikasi, proses, dan analisis sebab akibat.&lt;br /&gt;- Outline dengan pola argumentasi : dipergunakan dalam menyusun evidensi, arah pembahasan menurut pola ini ialah dari evidensi sebagai premis kepada kesimpulan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-272007338839848556?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/272007338839848556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=272007338839848556' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/272007338839848556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/272007338839848556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2009/12/outline.html' title='Outline'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-2043358571948292665</id><published>2009-11-20T07:56:00.000+07:00</published><updated>2009-11-20T07:56:55.246+07:00</updated><title type='text'>PEMILIHAN TOPIK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1) Jelaskan syarat-syarat topik yang baik ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a.Topik harus menarik perhatian penulis.&lt;br /&gt;Topik yang menarik perhatian akan memotivasi pengarang penulis secara terus- menerus mencari data-data untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya.Penulis akan didorong agar dapat menyelesaikan tulisan itu sebaik-baiknya.Suatu topik sama sekali tidak disenangi penulis akan menimbulkan kesalahan.Bila terdapat hambatan ,penulis tidak akan berusaha denngan sekuat tenaga untuk mengumpulkan data dan fakta yang akan digunakan untuk memecahkan masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Diketahui oleh penulis.&lt;br /&gt;Penulis hendaklah mengerti atau mengetahui meskipun baru prinsip-perinsip ilmiahnya.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Mencari sumber-sumber data dari mana pun.&lt;br /&gt;* Metode atau penerapan yang digunakan.&lt;br /&gt;* Metode analisis yang akan digunakan.&lt;br /&gt;* Buku-buku referensi yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Jangan terlalu baru,jangan terlalu teknis dan jangan terlalu kontroversial.&lt;br /&gt;Bagi penulis pemula,topik yang baru kemungkinan belum ada referensinya dalam kepustakaan.Topik yang terlalu teknis kemungkinan dapat menjebak penulis bila tidak benar-benar menguasai bahan penulisannya.Topik yang kontroversial akan menimbulkan kesulitan untuk bertindak secara objektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Bermanfaat.&lt;br /&gt;Topik yang dipilih hendakanya bermanfaat yang ditinjau dari segi akademis maupun segi praktis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e.Jangan terlau luas.&lt;br /&gt;Penulis harus membatasi topik yang akan ditulis.Setipa penulis harus betul-betul yakin bahwa topik yang dipilihnya cukup sempit dan berbatas untuk digarap sehingga tulisannya dapat terfokus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2)Jelaskan dan berikan contoh cara-cara pembatasan topik ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jawab;&lt;br /&gt;Pembatasann topik sekurang-kurangnya dapat membantu pengarang dalam :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Memungkinkan penulis penuh dengan keyakinan dan kepercayaan bahwa topik tersebut benar-benar diketahuinya.&lt;br /&gt;b. Memungkinkan penulis mengadakan penelitian lebih intensif mengenai masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- pembatasan topik dilakukan dengan cara :&lt;br /&gt;a.Tetapkanlah topik dalam kedudukan central.&lt;br /&gt;Contoh; Komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Ajukan pertanyaan apakah topik tersebut masih dapat dirinci , bila dapat tetapkan lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.Tetapkanlah yang mana subtopik yang akan dipilih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Ajukan pertanyaan apakah subtopik yang dipilih masih dapat dirinci lebih lanjut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3.)Sebutkan dan jelaskan cara-cara judul atau topik yang baik ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;a. Jelas gagasan pokok dan tujuannya.&lt;br /&gt;b. Ada kesatuan gagasan.&lt;br /&gt;c. Dikembangkan dengan baik:&lt;br /&gt;* Gagasan pokok rinci.&lt;br /&gt;* Rincian diurutkan secara logis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Asli;&lt;br /&gt;* Pokok persoalan.&lt;br /&gt;* Sudut pandang.&lt;br /&gt;* Rangkaian kalimat.&lt;br /&gt;* Pilihan kata.&lt;br /&gt;e. Judul harus;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Asli ;&lt;br /&gt;Jangan menggunakan judul yang sudah pernah ada, bila terpaksa dapat dicarikan sinonimnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Relevan;&lt;br /&gt;Setelah menulis,baca ulang karangan anda, lalu carilah judul yang relevan dengan karangan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Provokatif;&lt;br /&gt;Judul tidak boleh terlalu sederhana, sehingga(calon) pembaca sudah dapat menduga isi karangan anda, kalau(calon) pembaca sudah dapat menebak isinya tentu karangan anda sudah tidak menarik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Singkat;&lt;br /&gt;Judul yang singkat memungkinkan pembaca menangkap secara cepat maknanya,Bila judul itu panjang,(calon) pembaca harus membuang energi terlebih dahulu untuk membacanya. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-2043358571948292665?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/2043358571948292665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=2043358571948292665' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/2043358571948292665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/2043358571948292665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2009/11/pemilihan-topik.html' title='PEMILIHAN TOPIK'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-6707878690554351997</id><published>2009-11-04T21:11:00.000+07:00</published><updated>2009-11-04T21:11:00.457+07:00</updated><title type='text'>HAMPA HATIKU</title><content type='html'>Aku sangat sedih sekali&lt;br /&gt;Mendengar telah ada yang memilikimu&lt;br /&gt;Sungguh hampa hatiku&lt;br /&gt;Tanpa kau yang menghiasi hatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau adalah cahaya di hatiku&lt;br /&gt;Seperti rembulan yang menerangi di malam hari&lt;br /&gt;Aku sangat mencintaimu&lt;br /&gt;Berharap kau menjadi milikku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-6707878690554351997?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/6707878690554351997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=6707878690554351997' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/6707878690554351997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/6707878690554351997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2009/11/hampa-hatiku.html' title='HAMPA HATIKU'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-1552373896387836139</id><published>2009-11-02T21:39:00.000+07:00</published><updated>2009-11-02T21:39:31.177+07:00</updated><title type='text'>Kalimat Efektif</title><content type='html'>Ini adalah contoh dari kalimat kurang efektif dan akan saya akan betulkan kalimatnya menjadi kalimat efektif , kalimat- kalimat nya adalah sebagai berikut yang di cetak tebal adalah bentuk kalimat yang sudah dibenarkan (efektif)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dia merayakan pesta perkawinannya bertempat di area komplek perumahannya&lt;br /&gt;( &lt;b&gt;Dia merayakan pesta perkawinannya bertempat di kompleks perumahannya&lt;/b&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kepada para pelaku koruptor harus menyadari kesalahan yang dilakukan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi&lt;br /&gt;( &lt;b&gt;Para koruptor harus menyadari kesalahan yang dilakukan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi&lt;/b&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Setiap anggota tim dibebani tugas yang harus dilaksanakan&lt;br /&gt;( &lt;b&gt;Setiap anggota tim dibebankan tugas yang harus dilaksanakan&lt;/b&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Motor yang baru yang berwarna merah itu&lt;br /&gt;( &lt;b&gt;Motor baru itu berwarna merah&lt;/b&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;Tiada ibu yang tidak menyintai anak kandungnya sendiri&lt;br /&gt;( &lt;b&gt;Tiada ibu yang tidak mencintai anak kandungnya sendiri&lt;/b&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kamu pasti tau bagaimana rasanya sakit tenggorokan&lt;br /&gt;( &lt;b&gt;Kamu pasti tahu bagaimana rasanya sakit tenggorokan&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Banyak anak sekolah dasar mengkonsumsi jajanan yang mana mengandung zat-zat berbahaya&lt;br /&gt;( &lt;b&gt;Banyak anak SD mengkonsumsi jajanan yang mengandung zat-zat berbahaya&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Setiap manusia tidak dapat menghindar daripada tuntutan dan kewajiban hidupnya&lt;br /&gt;( &lt;b&gt;Setiap manusia tidak dapat menghindar dari tuntutan dan kewajiban hidupnya&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Program java ada di dia&lt;br /&gt;( &lt;b&gt;Program java ada pada nya&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;Tidak ada yang tahu kalau saya seorang polisi&lt;br /&gt;(&lt;b&gt;Tidak ada yang tahu bahwa saya seorang polisi &lt;/b&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-1552373896387836139?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/1552373896387836139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=1552373896387836139' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/1552373896387836139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/1552373896387836139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2009/11/kalimat-efektif.html' title='Kalimat Efektif'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-521574952499509496</id><published>2009-11-02T20:14:00.001+07:00</published><updated>2009-11-02T20:14:28.719+07:00</updated><title type='text'>Tugas Presentasi Kelompok Bahasa Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;TUGAS BAHASA INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;(DIKSI)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Hadi Windrawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhamad Rohmadoni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Violita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuli Yanti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;UNIVERSITAS GUNADARMA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;A. Pilihan Kata&lt;br /&gt;Pilihan kata atau diksi adalah pemilihan kata – kata yang sesuai dengan apa yang hendak kita ungkapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita berbicara, kadang kita tidak sadar dengan kata – kata yang kita gunakan. Maka dari itu, tidak jarang orang yang kita ajak berbicara salah menangkap maksud pembicaraan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari buku yang saya baca (Gorys Keraf : DIKSI DAN GAYA BAHASA (2002), hal. 24) dituliskan beberapa point – point penting tentang diksi, yaitu :&lt;br /&gt;• Plilihan kata atau diksi mencakup pengertian kata – kata mana yang harus dipakai untuk mencapai suatu gagasan, bagaimana membentuk pengelompokan kata – kata yang tepat atau menggunakan ungkapan – ungkapan, dan gaya mana yang paling baik digunakan dalam suatu situasi.&lt;br /&gt;• Pilihan kata atau diksi adalah kemampuan membedakan secara tepat nuansa – nuansa makna dari gagasan yang ingin disampaikan, dan kemampuan untuk menemukan bentuk yang sesuai (cocok) dengan situasi dan nilai rasa yang dimiliki kelompok masyarakat pendengar.&lt;br /&gt;• Pilihan kata yang tepat dan sesuai hanya dimungkinkan oleh penguasa sejumlah besar kosa kata atau perbendaharaan kata bahasa itu. Sedangkan yang dimaksud pembendaharaan kata atau kosa kata suatu bahasa adalah keseluruhan kata yang dimiliki suatu bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. KATA – KATA ILMIAH&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari, kita tentu saja sudah sangat sering mendengar kata ilmiah. Kata ilmiah seringkali dihubungkan dengan bidang pendidikan atau hal-hal yang berbau ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua, kata ilmiah memiliki arti bersifat ilmu; secara ilmu pengetahuan; memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan. Namun, pengertian dari kata ilmiah itu sendiri tidak lantas menjelaskan keilmiahan dari sebuah karya atau kegiatan yang bersifat ilmiah. Untuk mengukur keilmiahan suatu karya atau kegiatan perlu ada tolok ukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. PEMBENTUKAN ISTILAH DAN DEFINISI&lt;br /&gt;Istilah adalah kata atau frasa yang dipakai sebagai nama atau lambang dan yang dengan cermat mengungkpakan makna konsep, proses, keadaan, atau sifat yang khas dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.&lt;br /&gt;Syarat istilah yang baik :&lt;br /&gt;¡ Paling tepat mengungkapkan konsep yang dimaksud,&lt;br /&gt;¡ Paling singkat di antara pilihan yang ada,&lt;br /&gt;¡ Bernilai rasa (konotasi) baik,&lt;br /&gt;¡ Sedap di dengar (eufonik)&lt;br /&gt;¡ Bentunya seturut kaidah bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu disoroti dalam bab ini adalah bahwa dalam membuat suatu definisi atau batasan pengertian yang baik harus mendasarkan pada teknik peraturan perundangundangan dan bahasa Indonesia yang baik dan benar.&lt;br /&gt;Secara umum, definisi dibagi menjadi dua bagian, yaitu definisi nominal (suatu persamaan kata yang tepat digunakan) dan definisi formal (definisi logis atau riel).&lt;br /&gt;Definisi nominal digunakan untuk halhal yang sifatnya praktis dengan tujuan mempermudah pemahaman. Ada beberapa macam definisi nominal, misalnya, sinonim atau persamaan makna, definisi kamus atau penunjukan klas terhadap suatu benda atau barang, etimologi kata atau penggunaan kata asing yang memerlukan penjelasan yang tepat dan persis dalam bahasa Indonesia, stipulatif atau suatu batasan kata yang tidak ditafsirkan lain (misalnya Menteri adalah Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia), dan antonim atau penyangkalan (misalnya orang mati adalah orang yang tidak hidup).&lt;br /&gt;Khusus untuk etimologi kata, kita harus mengartikan suatu kata asing sesuai dengan asal kata asingnya. Pengertian “yurisdiksi” misalnya, yang terdiri dari juris (jus) = hukum dan diksi (dicere) = berkata, dapat diartikan orang tidak boleh bicara di sini melainkan di tempat lain, yang mengandung maksud lingkup kuasa pengadilan, atau lingkungan hak dan kewajiban serta tanggung jawab di suatu wilayah, atau lingkungan kerja tertentu.&lt;br /&gt;Definisi formal yang juga disebut sebagai definisi logis atau ilmiah yang sebagian besar digunakan dalam membuat batasan atau pengertian dalam peraturan perundangundangan, dalam pembuatannya perlu memperhatikan syaratsyarat di bawah ini :&lt;br /&gt;1) Ekuivalen&lt;br /&gt;Definisi yang dibuat harus dapat diuji melalui konverbilitas atau dapat dipertukarkan satu sama lain antara yang didefinisikan (definiendum) dan yang mendefinisikan (definiens). A = B dan B = A. Jika A dan B dapat dibuktikan sama dan dapat dipertukarkan, maka ini merupakan definisi yang baik. Jika tidak dapat dipertukarkan, maka definisi tersebut hanya merupakan pernyataan. Contoh : Nenas adalah buah yang rasanya asam. Jika dibalik atau dipertukarkan, maka berbunyi: Buah yang rasanya asam adalah nenas. Apakah secara logika definisi ini betul? Jika tidak, maka contoh di atas hanya merupakan pernyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Paralel&lt;br /&gt;Dalam membuat suatu definisi, hindarkan adanya penggunaan katakata dalam definiens, misalnya kata atau frasa: jika, apabila, kalau, jikalau, di mana, untuk apa, kepada siapa, dll. karena definiens dapat mengandung syarat atau pengandaian yang dapat menimbulkan ketidakpastian definisi, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kepastian hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Pengulangan Kata Definiens&lt;br /&gt;Hindari adanya pengulangan kata yang sama yang ada dalam definiendum. Misalnya, Ilmu Hukum, kata “ilmu” dan “hukum” harus didefinisikan sebagai “Pengetahuan mengenai normanorma yang mengatur tingkah laku yang disusun berdasarkan sistimatika yang teratur”. Jadi bukan “Ilmu yang mempelajari tentang hukum”&lt;br /&gt;Definisi “sosiologi”, misalnya, kurang baik jika logi tidak didefinisikan atau Definisi kadangkadang logi dipadankan dengan kata “ilmu”. Jadi logi atau ilmu harus pula didefinisikan.&lt;br /&gt;4) Negatif&lt;br /&gt;Hindari adanya definiens yang negatif, dalam arti menggunakan kata seperti: bukan, tidak, non, dslb., kecuali terhadap klasklas yang mempunyai sifat dekotomi atau yang disangkal ciri deferensialnya dan bukan anggotanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang benar jika kita mengatakan bahwa “Manusia adalah bukan binatang”. Bandingkan jika ada definisi yang menyatakan bahwa “Yatim Piatu adalah seorang anak yang tidak mempunyai ayah dan ibu”. Contoh terakhir ini salah satu pengecualian penyangkalan ciri deferensialnya dan hal ini tidak bisa dihindari untuk tidak menggunakan kata negatif.&lt;br /&gt;Sebagai pedoman yang terpenting dalam pembentukan definisi adalah bahwa dalam mendefinisikan suatu kata yang akan dibatasi, hindari adanya definisi yang berjejal atau definisi yang di dalamnya mengandung norma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh : Bus adalah kendaraan umum yang mempunyai paling sedikit enam roda dan dalam kendaraan harus disediakan oleh karoseri atau pembuat kendaraan bus sebanyak dua puluh empat tempat duduk, termasuk tempat duduk pengemudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “harus” yang ditujukan kepada karoseri di atas adalah suatu norma. Jadi, jika ada suruhan kepada seseorang atau warga, maka suruhan tersebut harus dituangkan dalam materi yang diatur, bukan di dalam batasan pengertian atau definisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. KATA SERAPAN&lt;br /&gt;Kata serapan adalah kata yang berasal dari bahasa asing yang sudah diintegrasikan ke dalam suatu bahasa dan diterima pemakaiannya secara umum.&lt;br /&gt;Contoh kata serapan dalam bahasa Indonesia adalah:&lt;br /&gt;• tetapi (dari bahasa Sansekerta tathâpi: namun itulah)&lt;br /&gt;• mungkin (dari bahasa Arab mumkinun: ?)&lt;br /&gt;• meski (dari bahasa Portugis mas que: walau)&lt;br /&gt;Penyerapan kata dari bahasa Cina sampai sekarang masih terjadi di bidang pariboga termasuk bahasa Jepang yang agaknya juga potensial menjadi sumber penyerapan.&lt;br /&gt;Di antara penutur bahasa Indonesia beranggapan bahwa bahasa Sanskerta yang sudah ’mati’ itu merupakan sesuatu yang bernilai tinggi dan klasik. Alasan itulah yang menjadi pendorong penghidupan kembali bahasa tersebut. Kata – kata Sanskerta sering diserap dari sumber yang tidak langsung, yaitu Jawa Kuna. Sistem morfologi bahasa Jawa Kuna lebih dekat kepada bahasa Melayu. Kata – kata yang berasal dari bahasa Sanskerta-Jawa Kuna misalnya acara, bahtera, cakrawala, darma, gapura, jaksa, kerja, lambat, menteri, perkasa, sangsi, tatkala, dan wanita.&lt;br /&gt;Bahasa Arab menjadi sumber serapan ungkapan, terutama dalam bidang agama Islam. Kata rela (senang hati) dan korban (yang menderita akibat suatu kejadian), misalnya, yang sudah disesuaikan lafalnya ke dalam bahasa Melayu pada zamannya dan yang kemudian juga mengalami pergeseran makna, masing-masing adalah kata yang seasal dengan rida (perkenan) dan kurban (persembahan kepada Tuhan). Dua kata terakhir berkaitan dengan konsep keagamaan. Ia umumnya dipelihara betul sehingga makna (kadang-kadang juga bentuknya) cenderung tidak mengalami perubahan.&lt;br /&gt;Sebelum Ch. A. van Ophuijsen menerbitkan sistem ejaan untuk bahasa Melayu pada tahun 1910, cara menulis tidak menjadi pertimbangan penyesuaiankata serapan . Umumnya kata serapan disesuaikan pada lafalnya saja.&lt;br /&gt;Meski kontak budaya dengan penutur bahasa – bahasa itu berkesan silih berganti, proses penyerapan itu ada kalanya pada kurun waktu yang tmpang tindih sehingga orang-orang dapat mengenali suatu kata serapan berasal dari bahasa yang mereka kenal saja, misalnya pompa dan kapten sebagai serapan dari bahasa Portugis, Belanda, atau Inggris. Kata alkohol yang sebenar asalnya dari bahasa Arab, tetapi sebagian besar orang agaknya mengenal kata itu berasal dari nahasa Belanda.&lt;br /&gt;Kata serapan dari bahasa Inggris ke dalam kosa kata Indonesia umumnya terjadi pada zaman kemerdekaan Indonesia, namun ada juga kata – kata Inggris yang sudah dikenal, diserap, dan disesuaikan pelafalannya ke dalam bahasa Melayu sejak zaman Belanda yang pada saat Inggris berkoloni di Indonesia antara masa kolonialisme Belanda. Kata –kata itu seperti kalar, sepanar, dan wesket. Juga badminton, kiper, gol, bridge.&lt;br /&gt;Sesudah Indonesia merdeka, pengaruh bahasa Belanda mula surut sehingga kata – kata serapan yang sebetulnya berasal dari bahasa Belanda sumbernya tidak disadari betul. Bahkan sampai dengan sekarang yang lebih dikenal adalah bahasa Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. HAL-HAL YANG MEMPENGARUHI PILIHAN KATA&lt;br /&gt;• Sebelum menentukan pilihan kata, penulis harus memperhatikan dua hal pokok, yakni: masalah makna dan relasi makna.&lt;br /&gt;• Makna sebuah kata atau sebuah kalimat merupakan makna yang tidak selalu berdiri sendiri. Adapun makna menurut (Chaer, 1994: 60) terbagi atas beberapa kelompok yaitu:&lt;br /&gt;a. Makna Leksikal dan makna Gramatikal&lt;br /&gt;b. Makna Referensial dan Nonreferensial&lt;br /&gt;c. Makna Denotatif dan Konotatif&lt;br /&gt;d. Makna Konseptual dan Makna Asosiatif&lt;br /&gt;e. Makna Kata dan Makna Istilah&lt;br /&gt;f. Makna Idiomatikal dan Peribahasa&lt;br /&gt;g. Makna Kias dan Lugas&lt;br /&gt;• Relasi adalah hubungan makna yang menyangkut hal kesamaan makna (sinonim), kebalikan makna (antonim), kegandaan makna (polisemi dan ambiguitas), ketercakupan makna (hiponimi), kelainan makna (homonimi), kelebihan makna (redundansi) dan sebagainya.&lt;br /&gt;• Adapun relasi makna terbagi atas beberapa kelompok yaitu :&lt;br /&gt;a. Kesamaan Makna (Sinonim)&lt;br /&gt;b. Kebalikan Makna (Antonim)&lt;br /&gt;c. Kegandaan Makna (Polisemi dan Ambiguitas)&lt;br /&gt;d. Ketercakupan Makna (Hiponimi)&lt;br /&gt;e. Kelebihan Makna (Redundansi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar usaha mendayagunakan teknik penceritaan yang menarik lewat pilihan kata maka diksi yang baik harus:&lt;br /&gt;- Tepat memilih kata untuk mengungkapkan gagasan atau hal yang ‘diamanatkan’&lt;br /&gt;- Diperlukan kemampuan untuk membedakan secara tepat nuansa-nuansa makna sesuai dengan gagasan yang ingin disampaikan dan kemampuan untuk menemukan bentuk yang sesuai dengan situasi dan nilai rasa pembacanya.&lt;br /&gt;- Pilihan kata yang tepat dan sesuai hanya mungkin kalau penulis dan pengarang menguasai sejumlah kosa kata (perbendaharaan kata) yang dimiliki masyarakat bahasanya, serta mampu menggerakkan dan mendayagunakan kekayaannya itu menjadi jarring-jaring kalimat yang jelas dan efektif.&lt;br /&gt;Contoh Diksi dalam Iklan :&lt;br /&gt;- Anda Pernah dengar ”Kalimat Sejuta Umat” ?&lt;br /&gt;- ”Kalimat Sejuta Umat” juga berarti suatu trademark yang dikeluarkan oleh suatu individu, yang pada akhirnya diikuti oleh individu atau kelompok lain.&lt;br /&gt;- ”Kalimat Sejuta Umat” tidak sama dengan kutipan atau Quote, meski adakalanya sejenis.&lt;br /&gt;- ”Kalimat Sejuta Umat” ada karena wabah dan tren yang terjadi sehingga dalam segelintir kasus, penyebarnya seringkali anonymous.&lt;br /&gt;- Bahkan dapat dibilang bahwa kata-kata tersebut beredar dalam kelas sosial tertentu dengan intensitas yang tinggi, bisa jadi karena tren semusim, yang besok-besok mungkin sudah tersapu oleh waktu.&lt;br /&gt;- Susunan kata-katapun seperti itu pun ada yang bertolak menjadi sebuah mainstream.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta yang ada di sekitar lingkungan kita adalah :&lt;br /&gt;“Aku suka kamu !&lt;br /&gt;Aku Cinta banget sama kamu !&lt;br /&gt;Mau nggak kamu jadi pacar aku ?!&lt;br /&gt;Soal aku jatuh hati banget sama kamu !”&lt;br /&gt;• Adalah kalimat yang sering dilontarkan oleh remaja-remaja yang sedang mabuk kepayang. Biasanya diucapkan di berbagai reality show sejenis, atau malah hanya ketika seorang Adam “menembak jatuh” seorang Hawa.&lt;br /&gt;• Ah, ada kalanya juga kombinasi kalimat ini disertai dengan puisi atau 99 tangkai mawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku mau bunuh diri aja !”&lt;br /&gt;“Aku mau kabur dari rumah saja !”&lt;br /&gt;• Kalau kalimat model ini sering diucapkan di sinetron-sinetron tak kala seorang individu berusaha untuk memaksakan pendapatnya melalui cara yang tidak berperikemanusiaan.&lt;br /&gt;• Alasannya mungkin karena dunia atau Tuhan yang dianggap tidak adil, atau hanya karena perlakuan orang lain tidak sesuai kepada dirinya, atau karena memasang harga diri terlalu tinggi.&lt;br /&gt;• Tapi akhir – akhir ini sering diterapkan oleh segelintir manusia di dunia nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami berada di jalan Allah ! Allahuakbar !“&lt;br /&gt;• Merasa organisasi Anda berada dalam jalan yang paling nomor satu ? Gunakan ini.&lt;br /&gt;• Kadang kala pas apabila formatnya sbb:&lt;br /&gt;“[Nama aliran] itu sungguh berada dalam jalan yang sesat !!!”&lt;br /&gt;(juga dimasukkan, demi menambah bumbu kerusakan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hanya kami yang bisa begini“&lt;br /&gt;• Sebenarnya mirip seperti penjual nama organisasi di atas, hanya saja yang dijualnya itu sebuah produk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“*Sesuai dengan Ketentuan yang berlaku.”&lt;br /&gt;“*Rules may Apply”&lt;br /&gt;“*Syarat dan Ketentuan Berlaku”&lt;br /&gt;• Adalah kalimat sakit mandraguna yang akan dipakai oleh orangorang ketika mereka sedang menggembar – gemborkan produk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hanya 1 Rupiah !!!!”&lt;br /&gt;• diikuti tanda bintang mungkin adalah jurus yang diharapkan dapat membuat mangsa tertipu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parahnya lagi, Pemerintah pun ikut2an latah:&lt;br /&gt;“Merokok dapat Menyebabkan Kanker, Serangan Jantung, Impotensi, dan Gangguan Kehamilan dan Janin“&lt;br /&gt;• Ini adalah suatu kalimat yang tadinya diharapkan oleh pemerintah dapat menanggulangi keberadaan perokok. Akan tetapi karena nilai cukai yang ditawarkan produsen rokok mencapai 9 trilyun.&lt;br /&gt;• Kata – kata ini terkesan kurang optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia kan orang miskin? Ga pantes buat kamu”&lt;br /&gt;Berarti :&lt;br /&gt;• Yang mengucapkan itu ”tidak suka orang kere ?!!!”&lt;br /&gt;• Mitra bicara orang itu pun ”dipaksa” menerima asumsi pembicara bahwa ”tertuduh” adalah sosok ”begundal” atau ”gelandangan”&lt;br /&gt;• Yang mengucapkan juga tidak akan merestui kalau anak atau saudaranya menikah dengan ”orang kere”&lt;br /&gt;• Itulah sekilas makna di balik sebuah pilihan kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita ? Elo aja kalee’, gua sih enggak!”&lt;br /&gt;(trus dilanjutkan dg siul-siul)&lt;br /&gt;Maknanya:&lt;br /&gt;• Jangan berharap bisa bergabung dengan lawan bicara seperti ini apalagi kalau dia sudah mengeluarkan statement di atas !&lt;br /&gt;• Mungkin si pembicara adalah sosok yang gensinya gedhe buanget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Cinta Laura sedang berkata:&lt;br /&gt;“Udah ujhan, bechek, ga ada ojhek…”&lt;br /&gt;• Maka diksi itu pun akan menjadi sebuah sensasi yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain :&lt;br /&gt;• Dalam dunia Broadcasting, tidak ada seorangpun yang mampu dengan jelas mendengar sebuah kalimat yang terdiri lebih dari 20 kata&lt;br /&gt;• So, naskah siaran dan berita yang kita buat harus ringkas dan ramping – KISS (Keep It Short and Simple).&lt;br /&gt;• Sebelum menulis kita memikirkan gagasan atau ide secara utuh. Teknisnya, mulailah dengan membuat catatan ide, ketahui dan pahami cerita dan peristiwanya, pikirkan, katakan dan tuliskan.&lt;br /&gt;• Pada saat memikirkan ide tulisan, kita dpt membayangkan seperti akan bercerita kepada seseorang yang kita kenal yang sedang berada di hadapan kita. Sampaikanlah sesuatu yang akan kita ceritakan dan tuliskan persis seperti kita bercerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips-tips :&lt;br /&gt;• ”Ringkaslah kalimat yang akan disampaikan, jangan boros kata2”&lt;br /&gt;Bukan: Menteri keuangan menyatakan akibat dari langkah tersebut ialah akan meningkatnya kondisi keuangan sektor swasta dan memberikan peningkatan terhadap kepercayaan bisnis dan masyarakat secara umum&lt;br /&gt;Tetapi: Menteri keuangan mengatakan, langkah-langkah itu akan membantu keuangan sektor swasta&lt;br /&gt;• ”Hindari pengulangan kata yang tidak perlu”&lt;br /&gt;contoh: rencana yang akan datang, alasannya karena, ramai berbondong-bondong, maju ke depan, mundur ke belakang, peristiwa lalu yang telah dilewati dan sebagainya.&lt;br /&gt;• ”Hindari penggunaan anak kalimat&lt;br /&gt;Bahasa radio adalah bahasa tutur sehari-hari. Dalam berbicara, kita jarang menggunakan anak kalimat. Jika menemukan anak kalimat, pecahlah menjadi beberapa kalimat. Semakin sederhana struktur kalimat, akan semakin baik”.&lt;br /&gt;Bukan: Rumania yang gaungnya mulai tenggelam sejak ditinggalkan Gheorge Hagi, siap mengalahkan tim manapun di Euro 2008 ini.&lt;br /&gt;Tetapi: Sejak ditinggalkan Gheorge Hagi, gaung Rumania seperti tenggelam. Namun, Rumania tetap bertekad mengalahkan tim manapun di Euro 2008 ini.&lt;br /&gt;• “Hindari mendahulukan kata kerja”&lt;br /&gt;Bukan: Menuntut presiden SBY membubarkan Ahmadiyah, demonstran dalam gelombang besar berunjuk rasa di depan Istana Negara.&lt;br /&gt;Tetapi: Demonstran berunjuk rasa di depan Istana Negara, menuntut pembubaran Ahmadiyah.&lt;br /&gt;• “Jangan menempatkan ‘kata kerja penting’ di akhir kalimat, karena pembaca berita biasanya menurunkan suaranya di akhir kalimat. Jika hal ini terjadi, makna kata kunci tadi akan hilang”.&lt;br /&gt;Bukan: Demonstran berunjuk rasa di depan Istana Negara, menuntut Ahmadiyah dibubarkan.&lt;br /&gt;Tetapi: Demonstran berunjuk rasa di depan Istana Negara, menuntut pembubaran Ahmadiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna Leksikal dan makna Gramatikal&lt;br /&gt;• Makna Leksikal adalah makna yang sesuai dengan referennya, sesuai dengan hasil observasi alat indera atau makna yang sungguh-sungguh nyata dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;Contoh: Kata tikus, makna leksikalnya adalah binatang yang menyebabkan timbulnya penyakit (Tikus itu mati diterkam kucing).&lt;br /&gt;• Makna Gramatikal adalah untuk menyatakan makna-makna atau nuansa-nuansa makna gramatikal, untuk menyatakan makna jamak bahasa Indonesia, menggunakan proses reduplikasi seperti kata: buku yang bermakna “sebuah buku,” menjadi buku-buku yang bermakna “‘ banyak buku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna Referensial dan Nonreferensial&lt;br /&gt;• Makna referensial dan nonreferensial perbedaannya adalah berdasarkan ada tidaknya referen dari kata-kata itu. Maka kata-kata itu mempunyai referen, yaitu sesuatu di luar bahasa yang diacu oleh kata itu&lt;br /&gt;• Kata bermakna referensial, kalau mempunyai referen, sedangkan kata bermakna nonreferensial kalau tidak memiliki referen.&lt;br /&gt;Contoh: Kata meja dan kursi (bermakna referen). Kata karena dan tetapi (bermakna nonreferensial).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna Denotatif dan Konotatif&lt;br /&gt;• Makna denotatif adalah makna asli, makna asal atau makna sebenarnya yang dimiliki sebuah leksem.&lt;br /&gt;Contoh: Kata kurus, bermakna denotatif keadaan tubuhnya yang lebih kecil dan ukuran badannya normal.&lt;br /&gt;• Makna konotatif adalah makna lain yang ditambahkan pada makna denotatif tadi yang berhubungan dengan nilai rasa orang atau kelompok orang yang menggunakan kata tersebut.&lt;br /&gt;Contoh: Kata kurus pada contoh di atas bermakna konotatif netral, artinya tidak memiliki nilai rasa yang mengenakkan, tetapi kata ramping bersinonim dengan kata kurus itu memiliki konotatif positif, nilai yang mengenakkan. Orang akan senang bila dikatakan ramping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna Konseptual dan Makna Asosiatif&lt;br /&gt;• Makna konseptual adalah makna yang dimiliki oleh sebuah leksem terlepas dari konteks atau asosiasi apapun.&lt;br /&gt;Contoh: Kata kuda memiliki makna konseptual “sejenis binatang berkaki empat yang bisa dikendarai”.&lt;br /&gt;• Makna asosiatif adalah makna yang dimiliki sebuah leksem atau kata berkenaan dengan adanya hubungan kata itu dengan suatu yang berada di luar bahasa .&lt;br /&gt;Contoh: Kata melati berasosiasi dengan suatu yang suci atau kesucian. Kata merah berasosiasi berani atau paham komunis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna Kata dan Makna Istilah&lt;br /&gt;• Makna kata, walaupun secara sinkronis tidak berubah, tetapi karena berbagai faktor dalam kehidupan dapat menjadi bersifat umum. Makna kata itu baru menjadi jelas kalau sudah digunakan dalam suatu kalimat.&lt;br /&gt;Contoh: Kata tahanan, bermakna orang yang ditahan,tapi bisa juga hasil perbuatan menahan. Kata air, bermakna air yang berada di sumur, di gelas, di bak mandi atau air hujan.&lt;br /&gt;• Makna istilah memiliki makna yang tetap dan pasti. Ketetapan dan kepastian makna istilah itu karena istilah itu hanya digunakan dalam bidang kegiatan atau keilmuan tertentu.&lt;br /&gt;Contoh: Kata tahanan di atas masih bersifat umum, istilah di bidang hukum, kata tahanan itu sudah pasti orang yang ditahan sehubungan suatu perkara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna Idiomatikal dan Peribahasa&lt;br /&gt;• Yang dimaksud dengan idiom adalah satuan-satuan bahasa (ada berupa baik kata, frase, maupun kalimat) maknanya tidak dapat diramalkan dari makna leksikal, baik unsur-unsurnya maupun makna gramatikal satuan-satuan tersebut.&lt;br /&gt;Contoh: Kata ketakutan, kesedihan, keberanian, dan kebimbangan memiliki makna hal yang disebut makna dasar, Kata rumah kayu bermakna, rumah yang terbuat dari kayu.&lt;br /&gt;• Makna pribahasa bersifat memperbandingkan atau mengumpamakan, maka lazim juga disebut dengan nama perumpamaan.&lt;br /&gt;Contoh: Bagai, bak, laksana dan umpama lazim digunakan dalam peribahasa.&lt;br /&gt;Makna Kias dan Lugas&lt;br /&gt;• Makna kias adalah kata, frase dan kalimat yang tidak merujuk pada arti sebenarnya.&lt;br /&gt;Contoh: Putri malam, bermakna bulan&lt;br /&gt;Raja siang, bermakna matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesamaan Makna (Sinonim)&lt;br /&gt;• Sinonim adalah sebagai ungkapan (bisa berupa kata, frase, atau kalimat) yang maknanya kurang lebih sama dengan makna ungkapan lain.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Kata buruk dan jelek,&lt;br /&gt;mati dan wafat,&lt;br /&gt;bunga dan kembang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebalikan Makna (Antonim)&lt;br /&gt;• Antonim adalah ungkapan (berupa kata, frase, atau kalimat) yang maknanya dianggap kebalikan dari makna atau ungkapan lain.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Kata bagus berantonim dengan kata buruk;&lt;br /&gt;kata besar berantonim dengan kata kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegandaan Makna (Polisemi dan Ambiguitas)&lt;br /&gt;• Polisemi adalah sebagai satuan bahasa (terutama kata atau frase) yang memiliki makna lebih dari satu.&lt;br /&gt;Contoh: Kata kepala bermakna ; bagian tubuh dari leher ke atas, seperti terdapat pada manusia dan hewan, bagian dari suatu yang terletak di sebelah atas atau depan, seperti kepala susu, kepala meja,dan kepala kereta api, bagian dari suatu yang berbentuk bulat seperti kepala, kepala paku dan kepala jarum dan Iain-lain.&lt;br /&gt;• Ambiguitas atau ketaksaan adalah sebagai kata yang bermakna ganda atau mendua arti. Konsep ini tidak salah, tetapi kurang tepat sebab tidak dapat dibedakan dengan polisemi.&lt;br /&gt;Contoh: - Buku sejarah itu baru terbit&lt;br /&gt;- Buku itu berisi sejarah zaman baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketercakupan Makna (Hiponimi)&lt;br /&gt;• Hiponimi adalah sebagai ungkapan (berupa kata, frase atau kalimat) yang maknanya dianggap merupakan bagian dari makna suatu ungkapan.&lt;br /&gt;Contoh : kata tongkol adalah hiponim terhadap kata ikan, sebab makna tongkol termasuk makna ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan Makna (Redundansi)&lt;br /&gt;• Redundansi dapat diartikan sebagai ‘berlebih-lebihan dalam pemakaian unsur segmental pada suatu bentuk ujaran’.&lt;br /&gt;Contoh : Bola di tendang si Udin, maknanya tidak akan berubah bila dikatakan Bola ditendang oleh si Udin. Pemakaian kata oleh pada kalimat kedua dianggap sebagai suatu yang redundansi, yang berlebih- lebihan, dan sebenarnya tidak per&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-521574952499509496?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/521574952499509496/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=521574952499509496' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/521574952499509496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/521574952499509496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2009/11/tugas-presentasi-kelompok-bahasa.html' title='Tugas Presentasi Kelompok Bahasa Indonesia'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-5467918562607857569</id><published>2009-10-27T05:54:00.000+07:00</published><updated>2009-10-27T05:54:10.238+07:00</updated><title type='text'>Sakit Hatiku</title><content type='html'>Kau bagaikan permata di hatiku&lt;br /&gt;Siang malam ku memikirkanmu&lt;br /&gt;Tetapi apakah balasan darimu&lt;br /&gt;Kau telah melukai hatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku begitu mencintaimu&lt;br /&gt;Sungguh di dalam lubuk hatiku&lt;br /&gt;Tetapi kau telah berpaling dariku&lt;br /&gt;sampai terasa perih hatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau telah menghancurkan hatiku&lt;br /&gt;Sampai terasa sesak nafasku&lt;br /&gt;Tetapi demi cintaku padamu&lt;br /&gt;Aku akan selalu menuggu cintamu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-5467918562607857569?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/5467918562607857569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=5467918562607857569' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/5467918562607857569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/5467918562607857569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2009/10/sakit-hatiku.html' title='Sakit Hatiku'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-2957241170044189432</id><published>2009-10-18T19:47:00.000+07:00</published><updated>2009-10-18T19:47:14.436+07:00</updated><title type='text'>Diksi</title><content type='html'>1. Pengertian Diksi !&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pilihan kata atau diksi adalah pemilihan kata – kata yang sesuai dengan apa yang hendak kita ungkapkan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Dari buku yang saya baca (Gorys Keraf : DIKSI DAN GAYA BAHASA (2002), hal. 24) dituliskan beberapa point – point penting tentang diksi, yaitu :&lt;br /&gt;• Plilihan kata atau diksi mencakup pengertian kata – kata mana yang harus dipakai untuk mencapai suatu gagasan, bagaimana membentuk pengelompokan kata – kata yang tepat atau menggunakan ungkapan – ungkapan, dan gaya mana yang paling baik digunakan dalam suatu situasi.&lt;br /&gt;• Pilihan kata atau diksi adalah kemampuan membedakan secara tepat nuansa – nuansa makna dari gagasan yang ingin disampaikan, dan kemampuan untuk menemukan bentuk yang sesuai (cocok) dengan situasi dan nilai rasa yang dimiliki kelompok masyarakat pendengar.&lt;br /&gt;• Pilihan kata yang tepat dan sesuai hanya dimungkinkan oleh penguasa sejumlah besar kosa kata atau perbendaharaan kata bahasa itu. Sedangkan yang dimaksud pembendaharaan kata atau kosa kata suatu bahasa adalah keseluruhan kata yang dimiliki suatu bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jelaskan hal-hal yang mempengaruhi pilihan kata berdasarkan kemampuan pengguna bahasa !&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hal-hal yang mempengaruhi pilihan kata berdasarkan kemampuan pengguna bahasa terkait dengan kemampuan mengetahui, memahami, menguasai, dan menggunakan sejumlah kosa kata secara aktif&amp;nbsp; yang dapat mengungkapkan gagasan secara tepat sehingga mampu mengomunikasikan secara efektif kepada para pembaca atau pendengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sebutkan dan jelaskan fungsi diksi !&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Fungsi diksi :&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1. Melambangkan gagasan yang diekspresikan secara verbal,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2. Membentuk gaya ekspresi gagasan yang tepat (sangat resmi, resmi, tidak resmi) sehingga menyenangkan pendengar atau pembaca,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 3. Menciptakan komunikasi yang baik dan benar,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 4. Menciptakan suasana yang tepat,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 5. Mencegah perbedaan penafsiran,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 6. Mencegah salah pemahaman, dan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 7. Mengefektifkan pencapaian target komunikasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-2957241170044189432?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/2957241170044189432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=2957241170044189432' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/2957241170044189432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/2957241170044189432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2009/10/diksi.html' title='Diksi'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-6195076931470445470</id><published>2009-10-12T19:09:00.004+07:00</published><updated>2009-10-12T19:58:37.907+07:00</updated><title type='text'>Ragam Bahasa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Pengertian ragam bahasa ?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    Ragam Bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara (Bachman, 1990).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Sebutkan dan jelaskan hal-hal yang menyebabkan timbulnya ragam bahasa !&lt;br /&gt;    Menurut Dendy sugono (1999 : 9), bahwa sehubungan dengan pemakaian bahasa Indonesia, timbul dua masalah pokok, yaitu masalah penggunaan bahasa baku dan tidak baku. Dalam situasi resmi, seperti di sekolah, di kantor, atau di dalam pertemuan resmi digunakan bahasa baku. Sebaliknya dalam situasi tidak resmi, seperti di rumah, di taman, di pasar, kita tidak dituntut menggunakan bahasa baku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Sebutkan dan jelaskan penerapan ragam bahasa resmi berdasarkan medianya !&lt;br /&gt;    Menurut Felicia (2001 : 8), ragam bahasa menurut media atau sarananya terdiri atas :&lt;br /&gt;1. Ragam Lisan&lt;br /&gt;     Ragam lisan adalah bahasa yang diujarkan oleh pemakai bahasa. Kita dapat menemukan ragam lisan yang standar, misalnya pada saat orang berpidato atau memberi sambutan, dalam situasi perkuliahan, ceramah, dan ragam lisan yang non standar, misalnya dalam percakapan antar teman, di pasar, atau dalam kesempatan non formal lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ragam Tulis&lt;br /&gt;    Ragam tulis adalah bahasa yang ditulis atau yang tercetak. Ragam tulis pun dapat berupa ragam tulis yang standar maupun non standar. Ragam tulis yang standar kita temukan dalam buku-buku pelajaran, teks, majalah, surat kabar, poster, iklan. Kita juga dapat menemukan ragam tulis non standar dalam majalah remaja, iklan, atau poster.   &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-6195076931470445470?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/6195076931470445470/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=6195076931470445470' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/6195076931470445470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/6195076931470445470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2009/10/ragam-bahasa.html' title='Ragam Bahasa'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9109419744295800066.post-6575087536293201771</id><published>2009-10-09T21:02:00.001+07:00</published><updated>2009-10-09T21:02:50.198+07:00</updated><title type='text'>IMPIAN MALAM</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;color:#000000;"&gt;tanyaku pada rembulan  &lt;br /&gt;mengapa sinarmu redup begini &lt;br /&gt;sapaku pada angin malam  &lt;br /&gt;mengapa                            terpaanmu dingin begini &lt;br /&gt;sedangkan sepi kian menghujam &lt;br /&gt;di kala hati terkikis kerinduan &lt;br /&gt;di ujung penantian malam                           &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kala kurengkuh indahnya bayangan &lt;br /&gt;berpegang asa kuhibur hati  &lt;br /&gt;kala kugoreskan pena &lt;br /&gt;berpeluh rindu                            kurangkai kata &lt;br /&gt;diatas secarik kertas putih ini &lt;br /&gt;seputih jiwa dan kerinduanku &lt;br /&gt;ku rindu hadirmu .. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku                            lukis asmara &lt;br /&gt;dalam kanvas sanubariku &lt;br /&gt;berwarnakan  cinta dan kasih kita &lt;br /&gt;bercatkan rasa setia dan saling percaya                           &lt;br /&gt;berhiaskan ketulusan hati &lt;br /&gt;bertekadkan kata sehidup semati &lt;br /&gt;ku harap cinta kita kan abadi.. &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9109419744295800066-6575087536293201771?l=doneest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://doneest.blogspot.com/feeds/6575087536293201771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9109419744295800066&amp;postID=6575087536293201771' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/6575087536293201771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9109419744295800066/posts/default/6575087536293201771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://doneest.blogspot.com/2009/10/impian-malam.html' title='IMPIAN MALAM'/><author><name>donee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18243283202012261431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW3sW1JIM2o/Ss9BILdhmRI/AAAAAAAAAAM/WvR6FviDD2E/S220/s1376781435_30248004_1019447.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
